Ramadan 1440 H

Persoalan Air Minum Masih Menjadi PR Pemko Solok

Solok, Prokabar – Persoalan air bersih masih menjadi pekerjaan rumah yang belum mampu diselesaikan Pemerintah Kota Solok. Nyaris dalam setiap kesempatan, masyarakat selalu mengeluhkan distribusi air yang sering macet.

Seperti diungkapkan jamaah Masjid Nurul Ilmi, Simpang Rumbio, kota Solok. Air yang dikelola oleh pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sering mati dan kondisi seperti itu sudah terjadi sejak dahulu.

“Kami merasa belum ada perubahan signifikan terhadap sistem pengelolaan air minum di kota Solok, permasalahannya nyaris serupa setiap tahun,” ungkap Das Masjid Nurul Ilmi ketika dikunjungi Tim I Safari Ramadan kota Solok, Selasa Malam, (14/5).

Bahkan persoalan air di kota Solok bukan saja soal ketersediaannya, namun juga soal kualitasnya yang masih belum terjaga. Tidak jarang, air yang mengalir ke rumah warga dalam keadaan keruh, berbau dan terkadang mengandung cacing.

Menjawab persoalan itu, Walikota Solok H. Zul Elfian mengaku pihaknya sampai saat ini masih berupaya mencari sumber bahan baku air lainnya untuk pemenuhan kebutuhan air warga kota Solok sehingga suplai air bisa dinikmati warga setiap waktu.

Sumber bahan baku air yang ada saat ini masih belum mampu mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat kota Solok, makanya, tak jarang terjadi kekurangan pasokan air yang disalurkan kepada warga.

“Hal ini memang sudah lama menjadi perhatian kita bersama, kita akan terus upayakan untuk mencari sumber mata air baru sebab untuk pengolahan air permukaan membutuhkan biaya yang sangat besar,” ungkap Zul Elfian.

Selain itu, Pemko Solok terus mengembangkan kerjasama teknologi pemurnian air dengan pihak toyohashi Jepang, bahkan bahan baku air yang bersumber dari Batang Lembang bisa langsung dikonsumsi setelah pengolahan.

“Bahan baku air yang terbilang cukup kotor dari air permukaan aliran Batang Lembang berhasil diolah menjadi air yang higienis, bersih, sehat dan layak konsumsi,” sebut Zul Elfian.

Dalam kunjungan tersebut, Wako Solok juga memberikan bantuan safari ramadan senilai 3 juta rupiah dan ditambah 2 juta rupiah oleh kepala cabang Bank Nagari Solok, Banteng Dono Sariro.(*/mbb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top