Lamongan, Prokabar – Dua tawaran uji coba mampir ke Persela Lamongan selepas langkah mereka terhenti di Piala Gubernur Jawa Timur 2020. Satu tawaran datang dari sesama kontestan Liga 1. Selain itu, Persela ditantang kesebelasan yang akan berkompetisi di Liga 2.
Keduanya mengajukan jadwal uji coba sebelum Liga 1 musim 2020 bergulir. Namun, Persela memutuskan menolak tawaran tersebut.’’Dua tawaran itu berasal dari Persipura Jayapura dan Putra Sinar Giri. Setelah berkomunikasi dengan pelatih (Nilmaizar, Red), kami putuskan tidak menerimanya,’’ kata asisten pelatih Persela Didik Ludianto.
Saat ini kendali tim Persela memang dipasrahkan kepada dua asisten pelatih: Fabio Oliveira dan Didik. Sebab, pelatih Nil sedang berada di Madinah untuk menjalankan ibadah umrah. Nah, dari hasil komunikasi dengan Nil, Fabio dan Didik diarahkan untuk melakukan pembenahan tim selepas hasil buruk di Piala Gubernur Jawa Timur 2020.
Dari tiga laga di babak penyisihan, Laskar Joko Tingkir –julukan Persela– kebobolan sembilan gol. Total, selama masa pramusim, Persela sudah kemasukan 12 gol. Tiga gol lainnya terjadi saat Eky Taufik dkk melakoni dua kali uji coba kontra Bali United pada awal Februari.
’’Tawaran uji coba itu sebenarnya menarik. Tapi, dalam masa tersisa menuju kompetisi, kami ingin berfokus membenahi pertahanan sekaligus mengangkat mental para pemain,’’ ujar Didik.
Persela ingin memperbaiki cara bertahan para pemain. Sebab, dalam tiga laga Piala Gubernur Jawa Timur 2020, tampak jelas cara bertahan masih bermasalah. Pemahaman taktikal dan chemistry antar pemain belum terbangun baik. Kondisi itu tidak terlepas dari banyaknya pemain baru di Persela. Terlebih di barisan gelandang. “Kalau membutuhkan atmosfer pertandingan, kami nanti lakukan game internal saja,”tutur Didik.
Sementara itu, satu pemain memutuskan mengundurkan diri dari Persela. Dia adalah Nugroho Fatchur Rochman. Gelandang 23 tahun tersebut tidak lagi terlihat selepas Persela mengikuti Piala Gubernur Jawa Timur. ’’Padahal, manajemen sudah menyodorkan kontrak. Tapi, dia pamit untuk mundur,’’ ungkapnya.
Mantan pemain PSIM Jogja itu sejatinya disodori kontrak dengan durasi dua musim. Namun, Nugroho memilih mundur. ’’Dia mendatangi saya dan minta izin untuk mengundurkan diri. Saya sudah menahannya. Tapi, dia tetap memutuskan mundur. Daripada dipaksakan, ya kami relakan,’’ tandas Didik.(*/mht)
















