Jakarta, Prokabar – Tidak satu pun seorang ayah mengecewakan putrinya. Termasuk aktor Tyo Pakusadewo yang pernah membuat putrinya, Patrisha Pakusadewo (20) bersedih.
Seakan menebus kekhilafannya, Tyo mencoba bangkit memperbaiki diri dan berjanji untuk tidak mengulanginya.

“Saya ini contoh buruk yang pernah ada di muka bumi. Jadi kamu jangan ambil buruknya. Saya punya kelebihan di tempat lain, itu yang kamu ambil. Saya punya kesalahan masa lalu, hanya waktu yang menentukan saya tidak akan mengecewakanmu lagi,” janji Tyo dihadapan putrinya.
Ucapan Tyo dihadapan awak media rupanya membuat Patrisha lega. Sambil menggenggam erat jemari putrinya, Tyo bersungguh-sungguh akan memperbaiki kesalahannya.
Dimata wanita berusia 20 tahun ini sosok ayahnya begitu menginspirasi. Meski pernah memberikan contoh yang tidak baik, Patrisha tak peduli.
“Sosok ayah di mata semua anak perempuan, Daddy is always first love pasti. Jadi kalau misalkan someday find prince, my dad still my always king gitu,” bangga Patrisha.
Memperbaiki waktu yang tersita saat Tyo menjalani hukuman penjara, keduanya berkolaborasi dalam satu pertunjukan. Patrisha diajak ayahnya untuk terlibat teater berjudul “Untuk Ibu”. “Dari dulu saya ingin satu panggung sama papa. Akhirnya diajak juga. Sebelumnya saya aktif di teater waktu sekolah,” ungkapnya.

Dibalik nama besar ayahnya, Patrisha tidak ingin menggunakannya untuk mempermudah keinginannya itu. “Papa itu orangnya nggak segampang memberikan akses biar saya terkenal. Malah saya diajarkan untuk meraih sesuatu dengan hasil sendiri,” bangganya.
Termasuk projek teater yang akan digelar Desember mendatang, Patrisha harus mencari materi sendiri tentang sosok ibu.
“Saya nanti duet dengan Estelle Linden untuk berkolaborasi tentang puisi bertemakan ibu dimata generasi milenial. Papa nggak kasih materi apa-apa hanya temanya begini, kamu cari sendiri,” tuturnya. (beb)
















