Permintaan Tinggi, Petani Diharapkan Kembangkan Komoditi Bawang Merah

Penulis -

Jumat, 20 November 2020 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar. Kebutuhan akan bawang merah di Tanah Datar sampai saat ini masih tinggi. Berdasarkan catatan Dinas Pertanian, kebutuhan bawang merah di Tanah Datar mencapai 9.500 ton per tahun, sehingga masih defisit sekitar 7.400 ton per tahunnya. Meski kebutuhan tinggi, namun luas penanaman komuditi tersebut masih tergolong rendah.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Luas pertanaman bawang merah masih rendah sekitar 300 Ha, produktivitas rata-rata 7 ton/ha dengan total produksi per tahun baru mencapai 2.100 ton. ,” ungkap Kadis Pertanian Yulfiardi.

Yulfiardi melanjutkan, dalam tahun 2020 ini telah melaksanakan berbagai kegiatan motivasi kepada beberapa Kelompok Tani. Hal ini dilakukan agar mereka tergerak untuk membudidayakan bawang merah sebagai komoditi yang dikembangkan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Kita telah melaksanakan pembinaan di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Lima Kaum dan di Kecamatan Batipuh untuk membudidayakan bawang merah dan Alhamdulillah saat ini sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat Syafrizal di kesempatan itu turut mendorong budidaya bawang merah sebagai usaha pemulihan ekonomi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Bawang merah sangat strategis untuk pemulihan ekonomi karena umurnya singkat sekitar 70 hari dan nilai ekonominya tinggi. Tahun 2021 akan dialokasikan 50 Ha pengembangan bawang merah di Tanah Datar dari dana APBN, semoga tdk terkena refocusing,” sampainya singkat. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB