Pasaman, Prokabar — Kesetaraan dan keadilan gender tidak menjadi permasalahan dalam kehidupan bermasyarakat saja. Masalah ini ternyata sudah merebak juga menjadi persoalan pokok pembangunan dalam pemerintahan.
Bahkan, menghadapi hal ini, Pemkab Pasaman melakukan pelatihan sosialisasi. Dimana keadilan gender menjadi pembahasan inti dalam rangka percepatan Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG),
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Kabupaten Pasaman, Asri Suherti mengatakan, sosialisasi ini dilakukan karena adanya kekurangpahaman tentang manfaat dan pentingnya pengarusutamaan gender. Karena istilah gender sering disalahartikan sebagai istilah yang hanya merujuk pada perempuan saja.
“Pengarusutamaan gender ini bertujuan untuk pencapaian PUG, untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia baik dalam rumah tangga, masyarakat dan negara. Serta di berbagai bidang kehidupan dan pembangunan. Kemudian, terciptanya keadilan dan kesetaraan gender,” kata Asri, Jumat (5/4).
Staf Ahli Bupati, M.N Susilo mengatakan, kesetaraan dan keadilan gender merupakan kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan serta hak-haknya sebagai manusia. Agar mampu berperan dan berpartisipasi dalam kegiatan politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, pendidikan dan keamanan Nasional, serta kesamaan dalam menikmati hasil pembangunan.
Ia mengharapkan, diadakannya kegiatan ini dapat memastikan agar perempuan dan laki-laki memperoleh kesamaan, dapat berpartisipasi serta mempunyai kontrol dan memperoleh manfaat yang sama dalam pembangunan. (Ola)
















