Perkuat Jejak di Pasar Global, PT Semen Padang Ekspor 540.771 Ton Semen dan Klinker ke Empat Negara

Penulis -

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar- PT Semen Padang terus memperkuat eksistensinya di pasar internasional. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, perusahaan semen pertama di Asia Tenggara itu telah mengekspor semen dan klinker dengan total volume mencapai 540.771 metrik ton (MT) ke sejumlah negara tujuan ekspor.

Negara tujuan ekspor tersebut meliputi Bangladesh, Maladewa (Maldives), Sri Lanka, dan Reunion Island. Capaian ini menjadi bukti konsistensi PT Semen Padang dalam menjaga penetrasi pasar global sekaligus memperluas jangkauan produknya di tengah persaingan industri semen yang semakin kompetitif.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan bahwa ekspor yang dilakukan selama lima bulan pertama tahun 2026 terdiri atas dua jenis produk utama, yakni klinker dan semen dalam kemasan dengan tipe Ordinary Portland Cement (OPC) 42,5 N serta OPC 52,5 N.

Menurutnya, Bangladesh masih menjadi pasar terbesar bagi produk ekspor PT Semen Padang. Negara di kawasan Asia Selatan itu menerima pasokan klinker dengan volume mencapai 440.383 MT atau sekitar 81 persen dari total ekspor perusahaan selama periode Januari–Mei 2026.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

“Ekspor yang kami lakukan terdiri atas produk klinker dan semen. Untuk klinker, pengiriman terbesar ditujukan ke Bangladesh dengan volume 440.383 MT,” ujar Win Bernadino, Jumat (12/6/2026).

Selain Bangladesh, Win melanjutkan, PT Semen Padang juga terus mempertahankan pasarnya di Maladewa dan Sri Lanka. Untuk Maladewa, perusahaan mengirimkan semen tipe OPC 42,5 N sebanyak 68.607 MT. Sementara itu, ke Sri Lanka, volume ekspor semen tipe yang sama mencapai 20.501 MT.

PT Semen Padang juga melayani kebutuhan pasar di Reunion Island, wilayah seberang laut Prancis yang berada di Samudra Hindia. Ke wilayah yang dikenal dengan julukan L’île Intense atau “Pulau yang Intens” tersebut, perusahaan mengekspor semen tipe OPC 52,5 N sebanyak 11.280 MT.

“Jumlah semen yang kami ekspor ke Reunion Island sebanyak 11.280 MT,” kata Win.

Keberhasilan mencatatkan ekspor lebih dari setengah juta ton dalam waktu lima bulan menunjukkan kemampuan PT Semen Padang dalam menjaga kualitas produk sekaligus memenuhi kebutuhan pasar internasional yang memiliki standar beragam.

Baca Juga :  Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Produk semen dan klinker yang diekspor digunakan untuk mendukung berbagai proyek konstruksi dan pembangunan infrastruktur di negara-negara tujuan.

Aktivitas ekspor bukan hal baru bagi PT Semen Padang. Perusahaan telah memulai ekspor semen dan klinker sejak 1992 ke berbagai negara, di antaranya Myanmar, Kamboja, Taiwan, Bangladesh, Maladewa, Hong Kong, Nigeria, Filipina, Nepal, Burma, Singapura, Australia, dan Arab Saudi.

Selama lebih dari tiga dekade, PT Semen Padang terus mengembangkan pasar luar negeri sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing dan menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan.

Pengembangan pasar ekspor tersebut juga sejalan dengan upaya perusahaan dalam mengoptimalkan kapasitas produksi dan memperkuat kontribusi terhadap industri semen nasional. Melalui ekspor, PT Semen Padang tidak hanya memperluas pangsa pasar, tetapi juga turut mendukung peningkatan devisa negara.

Baca Juga :  Balap Motor Padang Raih 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Dominasi Sejak Kualifikasi

Salah satu tonggak penting dalam perjalanan ekspor PT Semen Padang adalah keberhasilannya menembus pasar Australia pada 2016. Saat itu, PT Semen Padang menjadi perusahaan semen pertama di lingkungan holding PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. atau SIG yang berhasil mengekspor semen ke Australia.

Keberhasilan memasuki pasar Australia menjadi bukti bahwa produk PT Semen Padang mampu memenuhi standar kualitas yang ditetapkan negara tujuan ekspor. Capaian tersebut sekaligus memperkuat reputasi perusahaan sebagai produsen semen nasional yang memiliki daya saing di tingkat global.

Dengan capaian ekspor sebesar 540.771 MT hingga Mei 2026, PT Semen Padang optimistis dapat terus memperluas pasar internasional dan meningkatkan kontribusi ekspor pada tahun ini.

Perusahaan juga berkomitmen menjaga kualitas produk, keandalan pasokan, serta pelayanan kepada pelanggan di berbagai negara agar tetap menjadi mitra terpercaya dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan sektor konstruksi di berbagai belahan dunia. (*/Eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul
Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP
Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik
Balap Motor Padang Raih 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Dominasi Sejak Kualifikasi
Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WIB

KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Balap Motor Padang Raih 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Dominasi Sejak Kualifikasi

Berita Terbaru

Berita

UIN Bukittinggi Gelar Workshop UI GreenMetric

Jumat, 9 Okt 2026 - 16:46 WIB