Perjuangan Indonesia di “Perang Dingin” Kecerdasan Buatan

Penulis -

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prokabar.com – Pakar Informasi dan Teknologi Institut Teknologi Bandung (ITB) sebut ketertinggalan keilmuan Indonesia dengan implementasinya tidak jauh berbeda.

Keilmuan Indonesia masih memiliki harapan untuk bersaing dengan negara maju lainnya dalam mengimplementasikan keilmuan yang ada.

“Menurut saya kita ketinggalan impelementasi, secara keilmuan tidak,” kata Budi Rahadjo.

Salah satu bentuk implementasi itu ialah Artificial Intelligence (AI)

BACA JUGA : NASA Siap Luncurkan Misi Lucy Jelajah Asteroid 12 Tahun

AI yang dimiliki Indonesia masih turut ikut bersaing untuk pengembangannya.

Indoenesia bersaing dengan negara super power seperti China dan Amerika Serikat. Meski dari implementasi Indonesia masih jauh, namun tanah air dapat berakselarasi bersama negara lain dalam rangka pengembangan AI.

Harus ada sektor yang unggul, seperti pertanian juga perikanan.

Dua hal tersebut jadi segmen yang tampak unggul dan dapat jadi produk andalan dalam bidang AI di Indonesia.

Dalam ranah perikanan juga kelautan, AI dapat berkembang seperti dalam memprediksi algoritma dari fase ternak serta musim panen ikan.

BACA JUGA : Microsoft Bakal Tutup LinkedIn di China, Kenapa?

Dari hal itu peneliti mampu olah dari fase yang ada, dan dapat disalurkan pada produk kecerdasan buatan.

Tanpa perlu banyak investasi, Indonesia dapat selangkah lebih maju berkat ekosistem yang sudah ada.

Untuk genggam dunia dengan AI, Indonesia bisa mulai cari sumber komputasi guna olah data untuk jadi produk AI. (MG1_ash)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Spesifikasi 3 Laptop Luxia Polytron, Desain Elegan dan Performa Ngebut
Kamu lagi Cari HP ? Ini Rekomendasi Smartphone Mid Range
XLSMART Gelar Donor Darah dan Edukasi Rupiah untuk Bantu Anak Penderita Kanker di Medan
Lonjakan Trafik Data XL Axiata Capai 21% Selama Libur Lebaran 2025, Didorong Antusiasme Mudik dan Berbagi Momen
Indonesia Percepat Inovasi Konstruksi, Para Ahli Bahas Teknologi Penguatan Struktur bersama Ultrachem
Trafik Data Melonjak, XL Axiata Genjot Pembangunan BTS 4G di Ranah Minang
Axiata dan Sinar Mas Jalin Kolaborasi Strategis untuk Transformasi Digital di Asia Tenggara
Bebaskan Diri dengan Internet “Bebas Puas”: Paket Internet Baru dari XL Axiata

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Ini Spesifikasi 3 Laptop Luxia Polytron, Desain Elegan dan Performa Ngebut

Selasa, 15 Juli 2025 - 12:21 WIB

Kamu lagi Cari HP ? Ini Rekomendasi Smartphone Mid Range

Rabu, 28 Mei 2025 - 12:40 WIB

XLSMART Gelar Donor Darah dan Edukasi Rupiah untuk Bantu Anak Penderita Kanker di Medan

Kamis, 10 April 2025 - 10:29 WIB

Lonjakan Trafik Data XL Axiata Capai 21% Selama Libur Lebaran 2025, Didorong Antusiasme Mudik dan Berbagi Momen

Rabu, 26 Februari 2025 - 12:14 WIB

Indonesia Percepat Inovasi Konstruksi, Para Ahli Bahas Teknologi Penguatan Struktur bersama Ultrachem

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB