Jakarta, Prokabar – Bagi artis yang juga penulis buku Tamara Geraldine, Sumpah Pemuda dijadikan momentum besar baginya. Menapaki 90 tahun Sumpah Pemuda, Tamara mempersembahkan karya buku antinarkoba.
Keprihatinan terhadap masalah narkoba yang tak kunjung selesai membuat Tamara berpikir keras, bagaimana membuat ringkasan yang mungkin tapi real.

“Saya juga seorang ibu dari satu anak. Menjadi seorang ibu pasti diberi instuisi lebih oleh Tuhan untuk menjaga anak. Di era yang serba digital seperti sekarang, intuisi tersebut harus benar-benar diasah,” jelas Tamara di sela-sela peluncuran buku antinarkoba perdananya, Drums (Not Drugs) Generation di Hard Rock Cafe Pasific Place, Jakarta Selatan, Minggu (28/10).
Bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Tamara akhirnya memutuskan untuk membuat sebuah terobosan yang nyata.
Membuat buku khusus anak-anak tentang bahaya narkoba, Tamara ingin sekali memperkuat generasi muda Indonesia. Sebanyak 30 ribu buku dan CD akan dibagikan secara bertahap kepada seluruh anak-anak di Indonesia.
“Jika saya tidak bisa membuat Indonesia bersih narkoba, saya perkuat generasinya,” tekad Tamara bersemangat.
Sebagai salah satu penulis yang dibawah naungan Diksi Tee, adalah sebuah kebanggaan tersendiri bagi Tamara bisa bekerja sama dengan instansi pemerintah sekali BNN.

“Kami sangat menyambut baik bahkan memberikan penghargaan yang tinggi terhadap dedikasi kepada Tamara dan juga Yayasan Kota Kembang Api untuk menjadi partner dalam memberikan penyuluhan dan sosialisasi dengan mendistribusikan buku untuk generasi muda,” ucap Dikdik Kusnadi, Media Non Elektronik Direktorat Diseminasi Informasi Deputi Bidang Pencegahan BNN.
Selain itu, Tamara pun mempersembahkan buku lainnya berjudul Indonesia With Attitude (IWA) dan satu lagu berjudul Kembang Api.
Menandai Hari Sumpah Pemuda kali ini, Tamara fokus memerangi narkoba. Bahkan di panggung, Tamara bersama anak-anak Kota Kembang Api memukul genderang sebagai tanda peperangan terhadap narkoba.

“Salah satu alasan mengapa akhirnya saya bergerak di dalam bidang narkoba adalah karena kedekatan saya dengan almarhum Jakarta saya, Elizar Sibarani. Beliau adalah salah satu orang yang aware terhadap narkoba. Kakek saya pelopor ide memberantas narkoba,” bangga Tamara. (beb)
















