Perdosparin Minta Jaringan Kota Pusaka Indonesia Bantu Percepatan Pembentukan Badan Pengelola WT BOS

Penulis -

Rabu, 9 Agustus 2023 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pengurus Besar Persatuan Dosen Pariwisata Indonesia (Perdosparin) dan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) meminta Kemendikbud serius urus Pembentukan Pengelolah Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WT BOS)

Ketua Umum Perdosparin, Febby Dt Bangso mengingatkan percepatan penting dilakulan karena empat tahun Kota Sawahlunto ditetapkan sebagai Kota Warisan Dunia UNESCO. Namun masih belum memiliki badan pengelola.

“Badan pengelola mestinya sudah rampung pada 2020 lalu, namun sampai saat ini belum juga terbentuk, jangan sampai nanti menjadi evaluasi Unesco karena kita dianggap tidak serius,” tegas Febby Dt Bangso.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Dirjen Kebudayaan harus memastikan Surat Keputusan Presiden harus segera terbit sebelum sibuk dengan tahun politik, Jika Pemerintah Pusat tidak segera membentuk Badan Pengelola (BP) WTBOS. WTBOS belum dapat maksimal dikelola, sebab jika hanya Pemko saja secara kewenangan, anggaran dan kebijakan tentu sangat terbatas,” lanjutnya.

Lebih lanjut , FDB yang biasa disapa awak media sekaligus presedium ketahanan budaya dan masyarakat adat, menyebut penetapan status Warisan Dunia atas Warisan Tambang Batu Bara Ombilin Sawahlunto dilakukan dengan pertimbangan kandungan Nilai Universal Luar Biasa (Outstanding Universal Value), khususnya kriteria II dan IV.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Kriteria dua adalah tentang adanya pertukaran penting dalam nilai-nilai kemanusiaan sepanjang masa atau dalam lingkup kawasan budaya, dalam perkembangan arsitektur dan teknologi, seni monumental, perencanaan kota dan desain lanskap.

Dalam keterkaitannya dengan kriteria dua, keunikan tambang Ombilin itu menunjukkan adanya pertukaran informasi dan teknologi lokal dengan teknologi Eropa terkait dengan eksploitasi batubara di masa akhir abad ke-19 sampai dengan masa awal abad ke-20 di dunia, khususnya di Asia Tenggara.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Lewat Rakernas Jaringan Kota Pusaka Ke X yang akan dilaksanakan di Semarang tanggal 22 sd 25 Agustus 2023 mendatang kita berharap 73 Kab Kota Yang tergabung bisa memberikan rekomendasi dan mendorong pemerintah pusat segera menerbitkan Surat Keputusan Presiden agar jangan terbengkalai berlarut – larut,” ungkap Febby

Sebelumnya Dari hasil penilaian Unesco, Sawahlunto dan Jakarta yang gagal mendapatkan prediket warisan dunia

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB