Perbatasan Sumbar-Bengkulu Tetap Dijaga Ketat

Penulis -

Sabtu, 6 Juni 2020 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Meskipun pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid III di Provinsi Sumatera Barat akan segera berakhir pada 7 Juni, upaya pengendalian transportasi guna mencegah penyebaran Covid-19 ternyata tetap dijalankan secara ketat.

Hal ini dibuktikan dengan keseriusan petugas yang berjaga di perbatasan darat wilayah Sumbar-Bengkulu, dengan tetap melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan yang menuju ke Provinsi Sumatera Barat.

Salah seorang petugas pos perbatasan di Kecamatan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan, Nurmay Piyandra, menuturkan bahwa dirinya bersama dengan tim terpadu terus berusaha dengan seoptimal mungkin, melalui langkah-langkah persuasif kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Kadang kami diakal-akali, pada awalnya mungkin satu dua lewat, kami pelajari, jika persyaratan tidak lengkap, silakan putar balik,” katanya dilansir dari MC Sumbar, Sabtu (6/6).

Menurutnya hasil komunikasi dengan petugas lain pada sembilan titik perbatasan darat Provinsi Sumbar dengan wilayah tetangga, modus operandi oknum masyarakat untuk mengakali petugas memiliki banyak kesamaan.

“Manfaatkan jalan tikus, kerja sama dengan warga setempat ataupun bersekongkol dengan kendaraan logistik, ini banyak kita temukan, tentu ada strategi,” katanya.

Sementara menyangkut sektor perekonomian, seorang pedagang kecil yang ditemui di Pasar Silaut (Yani 62th) mengakui bahwa wabah Covid-19 sangat berdampak pada usaha yang digelutinya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Dia berharap dengan penerapan tatanan baru produktif dan aman Covid-19 nantinya, kondisi akan kembali normal.

Ditemui terpisah Camat Silaut, Syamwil menerangkan bahwa kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19 belum sepenuhnya merata, khususnya pada 10 Nagari yang berada di Kecamatan Silaut.

“Saya berharap ada sanksi, tujuannya biar ada efek jera dan tidak berulang,” katanya.

Namun demikian sejalan dengan kebijakan Kabupaten Pesisir Selatan, beberapa nagari di Kecamatan Silaut telah menyediakan fasilitas karantina bagi masyarakat dengan status, PDP, OTG maupun positif Covid-19.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Alhamdulillah Silaut zona hijau, di sinilah peran seluruh pihak yang telah bekerja sama mengamankan Silaut agar tidak terpapar Covid-19, baik Pemda, TNI, Polri, tokoh masyarakat maupun tokoh agama,” sebut Syamwil.

Terakhir Camat Syamwil meminta agar Pemprov Sumbar dapat memfasiltasi kebutuhan para perantau, sekaitan dengan adanya persyaratan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) untuk memasuki provinsi tetangga yang berbatasan langsung dengan Sumbar.

“Banyak masyarakat yang datang menanyakan hal ini, artinya warga ini patuh, tentu kita selaku aparatur pemerintah wajib memfasilitasi,” harapnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB