Perbaikan Putusnya Pipa Induk Perumda AM Terkendala Faktor Alam

Penulis -

Kamis, 17 November 2022 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Perbaikan saluran pipa induk yang putus akibat terjangan air besar baru bisa dilakukan apabila debit air sungai berkurang.

Perusahaan juga tidak ingin mengabaikan keselamatan karyawan disaat pemasangan kembali pipa yang putus di saat debit air sungai yang masih membesar.

Perusahaan saat ini telah melakukan distribusi air melalui mobil tangki yang bekerjasama dengan BPBD Kota Padang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Hal tersebut diungkapkan Direktur Umum Perumda Air Minum Kota Padang Afrizal Kuning pasca putusnya beberapa pipa induk Perumda AM, Rabu sore.

“Semua tergantung alam, apabila hujan terus turun dan debit air terus membesar bagaimana karyawan akan bekerja untuk melakukan pemasangan kembali, kita baru bisa bekerja apabila debit air sungai kembali normal,” katanya, Kamis (17/11).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Adapun daerah yang terdampak tidak produksinya air di IPA Latung dan Taban, Palukahan adalah Komplek Permata Surga, Sungai Lareh, Kalumbuk, Anak Aie.

Berikutnya, Lubukbuaya Ujung, Talaok Bakok, Sasok Ubi, Gurun Laweh Utara, Jalan Teknologi, sebagian Siteba, Sungai Bangek dan Parak Buruak.

Sementara daerah terdampak efek putusnya pipa transmisi Paraku 400 adalah Jondul, Arai Pinang, Parak Laweh, sebagian daerah Pampangan, Cendana Mata Air, yang kalau dihitung sekitar 20 ribu lebih pelanggan akan terdampak atas putusnya pipa induk tersebut.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Selanjutnya Perumahan Filano Parak Karakah, Kubu Dalam, Andalas Raya, Lubuk Lintah Kalawi, sebagian Cendana Andalas.

Termasuk Alai Parak Kopi, Sutomo Marapalam, Parak Gadang, Muaro, Penggalangan, Pondok sebagian, Aur Duri dan Gurun Laweh. (vky)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB