Perbaikan Jembatan, Volume Kendaraan di Jalan Chatib Sulaiman Meningkat

Penulis -

Kamis, 10 Oktober 2019 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Volume kendaraan di jalan Chatib Sulaiman, Padang, alami peningkatan, karena pengalihan jalur, akibat pengerjaan jembatan di Jl Juanda, Padang, Barat, Kamis (10/10). Meningkatnya volume kendaraan semakin terlihat saat jam sibuk, pagi dan sore.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengimbau kepada warga untuk mendukung pembangunan jembatan di Jalan Juanda Padang hingga selesai. Ia juga berharap, kepada pengguna jalan agar bersabar sampai pembangunan jembatan yang terletak dekat Hotel Pangeran itu dapat diselesaikan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang agar segera menyelesaikan pembangunan jembatan ini sesuai waktu yang ditentukan. Kepada Dinas Perhubungan terus memantau arus lalu lintas, jangan sampai terjadi kemacetan parah akibat pemindahan arus lalu lintas sehubungan dilakukannya perbaikan jembatan,” jelas wako saat meninjau pembangunan jembatan tersebut, Rabu 9 Oktober 2019 kemarin.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Kota Padang Yenni Yuliza mengatakan, jembatan di Jalan Juanda akan diganti dengan Box culvert agar lebih kuat dan tahan lama. Selain itu juga ada pembuatan ‘duicker’ pada jembatan. “Dalam seminggu ini kita usahakan pemasangan Box culvert selesai, sehingga sebagian jalan bisa dilalui kendaraan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia menambahkan, penggantian jembatan dan pembuatan duicker tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp3,18 miliar lebih, bersumber dari dana APBD Kota Padang.

“Pengerjaan jembatan tersebut kita harapkan bisa tuntas terhitung dalam 150 hari kerja, sehingga tidak terlalu lama menganggu lalu lintas. Para pekerja akan bekerja siang dan malam agar pengerjaan jembatan bisa tuntas secepatnya,” imbuhnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Dian Fakri mengatakan, selama pengerjaan perbaikan jembatan berlangsung, arus lalu lintas akan dialihkan ke Jalan Khatib Sulaiman. “Untuk itu,kami mengimbau kepada pengendara kendaraan roda dua dan roda empat untuk mengambil jalur tersebut untuk sementara hingga jembatan selesai diperbaiki,” jelasnya. (gas)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB