Daerah

Perantau yang Masuk ke Nagari Aur Begalung Bayang, Wajib Isolasi Mandiri

Dibaca : 280

Pessel, Prokabar — Pemerintah Nagari Aur Begalung Talaok Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat menyiapkan posko untuk penanganan pencegahan wabah Covid-19. Selain itu pihak nagari juga terus melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang baru pulang dari rantau.

Wali Nagari Aur Begalung Talaok, Musrial mengatakan, untuk pencegahan mewabahnya Covid-19 pihaknya melakukan peningkatan pengawasan terhadap masyarakat, terutama yang baru pulang dari rantau.

“Selain melakukan imbauan dan sosialisasi terhadap, kita juga lakukan pengawasan terhadap masyarakat yang pulang dari rantau, pengawasan dilakukan dengan mendata langsung, melakukan cek kesehatan, dan mereka wajib isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya,” kata Wali Nagari dilansir Prokabar dari MC Pessel, Sabtu (18/4).

Kenagarian Aur Begalung Talaok telah mendata masyarakat yang pulang dari rantau. Hingga 15 April jumlahnya mencapai 47 orang, semuanya langsung menjalankan isolasi mandiri di rumah masing-masing. “Dari jumlah tersebut 42 orang sudah selesai menjalani isolasi mandiri dan sekarang masih sisa 5 orang,” imbuh dia.

Musrial mengatakan, kondisi sekarang ini sangat berdampak terhadap laju perekonomian, begitu juga dengan masyarakat yang bergantung hidup dirantau, namun karena tidak adanya pemasukan maka pulang kampung merupakan jalan satu-satunya.

“Kita berharap dengan peningkatan pengawasan terhadap masyarakat yang baru pulang dari rantau merupakan langkah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di nagari tersebut,” harap Musrial.

Menurut dia, kondisi ekonomi juga membuat masyarakat dirantau memilih pulang kampung, sehingga pihaknya sangat memaklumi kondisi tersebut, namun langkah isolasi mandiri harus wajib dilakukan setelah sampai di kampung.

“Alhamdulillah setelah diberikan pengertian semua perantau kita yang sudah pulang kampung ini dengan tulus mau melakukan hal tersebut,” tutup dia. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top