Perantau yang Masuk ke Nagari Aur Begalung Bayang, Wajib Isolasi Mandiri

Penulis -

Sabtu, 18 April 2020 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Pemerintah Nagari Aur Begalung Talaok Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat menyiapkan posko untuk penanganan pencegahan wabah Covid-19. Selain itu pihak nagari juga terus melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang baru pulang dari rantau.

Wali Nagari Aur Begalung Talaok, Musrial mengatakan, untuk pencegahan mewabahnya Covid-19 pihaknya melakukan peningkatan pengawasan terhadap masyarakat, terutama yang baru pulang dari rantau.

“Selain melakukan imbauan dan sosialisasi terhadap, kita juga lakukan pengawasan terhadap masyarakat yang pulang dari rantau, pengawasan dilakukan dengan mendata langsung, melakukan cek kesehatan, dan mereka wajib isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya,” kata Wali Nagari dilansir Prokabar dari MC Pessel, Sabtu (18/4).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Kenagarian Aur Begalung Talaok telah mendata masyarakat yang pulang dari rantau. Hingga 15 April jumlahnya mencapai 47 orang, semuanya langsung menjalankan isolasi mandiri di rumah masing-masing. “Dari jumlah tersebut 42 orang sudah selesai menjalani isolasi mandiri dan sekarang masih sisa 5 orang,” imbuh dia.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Musrial mengatakan, kondisi sekarang ini sangat berdampak terhadap laju perekonomian, begitu juga dengan masyarakat yang bergantung hidup dirantau, namun karena tidak adanya pemasukan maka pulang kampung merupakan jalan satu-satunya.

“Kita berharap dengan peningkatan pengawasan terhadap masyarakat yang baru pulang dari rantau merupakan langkah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di nagari tersebut,” harap Musrial.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Menurut dia, kondisi ekonomi juga membuat masyarakat dirantau memilih pulang kampung, sehingga pihaknya sangat memaklumi kondisi tersebut, namun langkah isolasi mandiri harus wajib dilakukan setelah sampai di kampung.

“Alhamdulillah setelah diberikan pengertian semua perantau kita yang sudah pulang kampung ini dengan tulus mau melakukan hal tersebut,” tutup dia. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB