Perantau Pessel di Wamena Papua Jadi Korban, Ini Kebijakan Pemprov Sumbar

Penulis -

Rabu, 25 September 2019 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), telah menyiapkan fasilitas pemulangan delapan jenazah warga Pessel di Wamena, Papua.

Wakil Gubernur Nasrul Abit, mengatakan, Pemprov membantu biaya pembelian peti jenazah. Bahkan, menanggung seluruh biaya transportasi dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sampai ke rumah duka.

“Insya Allah kami akan menanggung biaya peti jenazah dan besok akan langsung dikirim,” ujarnya.

Pemprov akan selalu berkomunikasi dengan pihak terkait guna memantau perkembangan kondisi Wamena, sehingga tiap langkah bermanfaat untuk keselamatan warga Sumbar.

Semua informasi terbaru tentang Wamena, utamanya keadaan masyarakat Sumbar, akan segera disampaikan ke masyarakat melalui berbagai saluran media.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Selain itu, Pemprov juga imbau seluruh warga Sumbar, baik di ranah maupun di rantau, agar menjaga kondisi tetap kondusif dan tidak terpengaruh hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Mari sama-sama kita kedepankan semangat nasionalisme dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” imbuhnya.

Secara terpisah, Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) Papua, Zulhendri Sikumbang mengatakan, jika tidak ada aral melintang, delapan jenazah itu bakal dipulangkan hari ini, Rabu (25/9).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kepastian pemulangan setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Wamena di Jayapura. “Transportasi pesawat mereka yang tanggung,” ungkapnya.

Sebelumnya, 11 orang perantau asal Pessel turut menjadi korban kerusuhan di Wamena, Papua pada Senin, 23 September 2019.

Pada peristiwa nahas itu, sembilan diantaranya telah dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan dua orang lainnya mengalami luka-luka dan kini masih dirawat di RSUD Jayapura.

Meski transportasi telah ditanggung Pemkab Wamena, lanjutnya, peti jenazah merupakan tanggungjawab IKM. Sementara, ekonomi para perantau kini tengah anjlok. Sebagian besar harta habis terbakar.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Untuk itu, lanjutnya, IKM meminta bantuan pada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) untuk menanggulangi biaya peti jenazah.

“Butuh Rp32 juta untuk delapan jenazah. Untuk satu peti senilai Rp4 juta, kalau Pemprov Sumbar mau dan sudah transfer beli di Wamena saja,” terangnya.

Selain biaya peti jenazah, IKM juga meminta Pemprov melakukan pemeriksaan jenazah, sehingga mudah diketahui keluarga. Sebab, di Wamena tidak ada tim forehensik, sehingga tidak bisa dilakukan tes DNA, tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB