Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Perantau Agam Ini Dukung Alih Status Jalan Provinsi Padang Lua-Lubuk Basung Jadi Jalan Nasional

Dibaca : 721

Maninjau, Prokabar — Elviroza Datuak Batuah, salah seorang tokoh masyatakat Kabupaten Agam asal Nagari Bayur, kini menjabat Di Dirjen PUPR Kementerian bertugas di Aceh, sangat mendukung terkait pengusulan status jalan provinsi Sumatra Barat menjadi Jalan Nasional pada jalan penghubung Lubuk Basung menuju Padang Luar. Pasalnya, jalan Simpang Padang Lua menuju Manggopoh sangat penting sebagai pembangunan strategis.

“Alasan pertamanya adalah, jalan tersebut merupakan akses utama menuju Danau Maninjau dari Kota Bukittinggi. Yang merupakan salah satu aset penting pariwisata nasional. Dan jadi posisinya sangat stategis,” ungkap E. Dt. Batuah kepada Prokabar.com, melalui pesan whatsApp, Senin (27/7).

Beliau melanjutkan selain itu juga merupakan jalan penghubung antara dua jalur jalan nasional utama di Sumbar maupun di pulau Sumatera. Yaitu jalan lintas tengah dan jalan lintas barat sumatera. Merupakan jalur logistik utama di Sumatera.

“Ketiga, merupakan jalan penghubung jalan nasional ke Ibukota Kabupaten Agam di Lubuk Basung. Karena satu-satunya Ibukota Kabupaten yang tidak dilewati jalan nasional. Ibukota Kabupaten Mentawai saja di kepulauan, masih dilewati jalan nasional,” tuturnya.

Dengan perubahan status menjadi jalan nasional, lanjut Dirjen PUPR itu, pengelolaan dan pemeliharaannya lebih terjamin. Karena menggunakan anggaran APBN setiap tahun.

“Kondisinya tidak sesuai dengan standar jalan untuk jalur logistik. Tidak bisa dilewati untuk angkutan berat seperti trailler. Sehingga Produksi Agam kesulitan dipasarkan ke luar provinsi Riau, Jambi, Medan Dan sebagainya. Terutama produksi yang berada di Agam Barat. Untuk perbaikan geometriknya butuh anggaran yang cukup besar. Dari APBD Provinsi Sumatra Barat tidak akan mampu itu Levi’s dari APBN,” terangnya.

Senada dengan Agusman Munir perantau Maninjau yang kini berada di Kota Padang. Mantan Pejabat Bappeda Provinsi Sumatra Barat itu mengatakan sudah lama berharap terjadi perubahan status jalan Provinsi Sumatra Barat itu menjadi jalan nasional.

Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno saat berkesempatan Safari Ramadhan ke Masjid Kubu Baru, Maninjau beberapa tahun lalu, juga sempat menyampaikan untuk mengusulkan alih Status jalan tersebut. Namun sampai sekarang belum juga tercapai sesuai harapan.

“Kita sangat mendukung perubahan status jalur Manggopoh menuju Padang Lua itu menjadi jalan nasional. Sudah memang sewajarnya itu dapat terwujud. Selain jalur logistik, juga salah satu jalur destinasi terbaik di tingkat Nasional. Yakni Danau Maninjau dan Puncak Lawang atau Lawang Park,” imbuhnya.

Akses jalan Sudan sangat sering terjadi kerusakan akibat rawan longsor. “Kelok 44 sudah sangat tidak lagi layak karena sempit dan sering terjadi longsor. Kondisi ini akan sangat membahayakan pengemudi melintasi jalur ini. Dan kejadian yang sedang terjadi di Kelok 10 saat ini, menjadi salah satu bukti jalur itu rawan bencana,” pungkas Agusman Munir. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top