Daerah

Peran Penting Suami Dalam IVA Test Pada Kaum Ibu

Padang, Prokabar — Pemerintah kota Padang melalui Puskesmas Padang pasir saat ini tengah gencar mensosialisasikan pentingnya IVA (inspeksi visual asam asetat) test pada kaum ibu dan pasangan usia subur kota Padang.

Salah satu hal yang berperan penting dalam keberhasilan IVA Test adalah keterlibatan sang suami, untuk itu Pemko Padang mendorong para suami usia pasangan subur, untuk mengajak istri melakukan pemeriksaan tes Inspeksi Visual Asetat (IVA). Suami dinilai memiliki peranan penting menyukseskan capaian tes IVA.

“Kesadaran suami yang dibutuhkan untuk memberikan penyadaran kepada istri agar melakukan tes IVA. Sehingga kanker serviks bisa diminimalisir, karena sudah diketahui sejak dini,” ujar Ketua Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Padang Harneli Mahyeldi, di Media Center Balai Kota Padang, Rabu (16/1).

Menurut Harneli, jika suami peduli akan kesehatan istri, maka ia akan gigih mengajak istri melakukan deteksi dini pencegahan kanker serviks melalui tes IVA. Sebab, kanker serviks merupakan pembunuh kedua bagi perempuan di Indonesia, setelah kanker payudara. Hampir setiap satu jam seorang wanita meninggal, akibat kanker serviks. 

“Kalau istri sehat, suami pun tentu akan lebih sehat. Oleh karena itu, suami harus mengajak istri mereka yang belum melakukan tes IVA agar segera ke puskesmas terdekat melakukan pemeriksaan,” tutur istri orang nomor satu di Kota Padang itu. 

Harneli mengimbau, kepada perempuan berumur 30-50 tahun yang sudah menikah, untuk segera melakukan tes IVA. Hal itu guna, jika kanker serviks terdeteksi lebih dini, maka akan bisa disembuhkan. Namun kalau sudah stadium lanjut, tentu sudah sulit diobati. 

“Mari bersama-sama serta dibutuhkan kesadaran, bagi pasangan usia subur untuk segera tes IVA,” katanya. 

Tambahnya, TP-PKK Kota Padang telah gencar melakukan sosialisasi terkait penting melakukan tes IVA. Baik disetiap kegiatan yang ada seperti di kecamatan, maupun di kantor dan dinas-dinas yang ada. 

“Jika tidak ada kesadaran dan kepedulian dari masyarakat terutama perempuan dan suami, maka akan percuma sosialisasi yang dilakukan. Perempuan pun tak perlu takut untuk tes IVA, ” ucap Harneli. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani menuturkan, tes IVA adalah upaya pencegahan dini kanker serviks atau kanker mulut rahim. Untuk itu, sebanyak 23 puskesmas di Kota Padang siap melakukan pemeriksaan tes IVA. 

“Segera lakukan pemeriksaan tes IVA, karena hanya butuh waktu lima menit dan juga gratis. Hasilnya pun bisa langsung diketahui,” ucapnya. 

Dari data Dinas Kesehatan Kota Padang, realisasi tes IVA hanya mencapai 18 persen selama 2018. Dari target 39.203 orang, baru 6.966 orang yang sudah melakukan tes IVA. 

“Karena setiap perempuan yang sudah menikah berisiko terkena kanker serviks,” ujar Feri. (hdp)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top