Peralatan Shelter Tsunami di Padang Digondol Maling

Penulis -

Jumat, 18 Juni 2021 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Barlius

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Barlius

Padang, Prokabar – Maling memang tidak pandang bulu, tak peduli bahwa barang yang dicuri adalah untuk keselamatan seluruh warga.

Seperti pencurian peralatan shelter tsunami di Padang. Akibatnya, proses mitigasi tsunami dapat terganggu. Pemerintah Kota Padang sangat menyesalkan aksi pencurian ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Barlius sangat menyesalkan terjadinya aksi pencurian sejumlah peralatan shelter tsunami yang ada di daerahnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Seperti yang terjadi di shelter tsunami Masjid Darussalam, Tabing. Sudah dua kali terjadi aksi pencurian di lokasi ini.

“Di sana, pencuri menggondol aki dan kabelnya. Pencurian ini tentu akan mengganggu proses mitigasi,” kata Barlius, kemarin.

Menurut Barlius, masyarakat di sana sudah berupaya untuk menjaganya, namun karena faktor usia dan sudah tua-tua, jadi tidak kuat untuk ronda, sementara pemudanya sedikit.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Namun, sebaliknya, sambung Barlius, shelter tsunami di Masjid Nurul Haq Parupuk Tabing cukup bagus pengelolaannya. Lapangannya juga jadi lapangan bulu tangkis.

Untuk mengantisipasi tidak terulangnya kasus pencurian peralatan di shelter tsunami tersebut, BPBD Padang sudah merancang pencegahannya dengan memperkuat pengamanan tempat peralatan.

“Kita berharap setelah pembenahan dan peralatannya lengkap, tidak ada lagi kasus pencurian di shelter ini,” ungkap Barlius.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Lebih lanjut Barlius mengatakan, saat ini di Kota Padang terdapat sebanyak 3 shelter. Pada tahun 2021 ini tidak ada penambahan.

“Kita akan berusaha menambahnya lagi dengan meminta bantuan ke PUPR dan BNPB. Setidaknya 2 shelter lagi untuk di daerah Padang Sarai dan Purus,” ungkap Barlius. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB