Peradi Goes To School Sambangi SMA 4 Padang

Penulis -

Sabtu, 28 Januari 2023 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Peradi Goes to School (PGtS) Seri ke 12 berjalan lancar dan sukses, Jumat 27 Januari 2023. Sekitar 100 orang peserta mengikutinya dengan antusias, di kompleks SMAN 4 Padang, Jl Linggar Jati No. 1 Lubuk Begalung Padang.

Acara dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Muhammad Syarif SPd., MPdE. Muhammad Syarif menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim PGtS DPC Peradi Padang di SMAN 4 Padang.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran DPC Peradi Padang di bawah pimpinan Miko Kamal memberikan pencerahan hukum kepada anak-anak kami. Anak-anak mesti menggunakan kesempatan baik ini untuk menimba ilmu dan informasi dari nara sumber DPC Peradi Padang”, kata Syarif.

Yang bertindak menjadi nara sumber PGtS Seri ke 12 adalah Ketua DPC Peradi Padang Miko Kamal, S.H., LL.M., PhD dan Wakil Ketua Rianda Seprasia, S.H., M.H.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Miko Kamal memulai paparannya dengan memperkenalkan konsep Membangun Jiwa. Miko menyebut bahwa diksi Membangun Jiwa pertama kali diperkenalkan pada tanggal 28 Oktober 1928 pada saat penutupan Kongres Pemuda ke 2. Saat itu untuk pertama kalinya lagu kebangsaan Indonesia dinyanyikan yang di dalamnya terselip bait Bangunlah Jiwanya yang diikuti dengan diksi Bangunlah Badannya.

“Ada makna penting di balik diksi Bangunlah Jiwanya yang ditulis oleh WR Soepratman ketika menciptakan lagu kebangsaan Indonesia. Diksi Bangunlah Jiwanya disebutkan lebih dulu yang ketimbang diksi Bangunlah Badannya”, kata Miko.

“Diksi Bangunlah Jiwanya disebut lebih dulu karena WR Soepratman paham betul bahwa membangun jiwa sangat penting. Disebutkan lebih dulu agar semua pihak yang berkepentingan awas akan hal itu. Juga, diksi Bangunlah Jiwanya diletakkan di depan karena membangun jiwa jauh lebih sulit dari pada membangun badan” sambung Miko.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Sekarang terbukti, membangun jiwa memang sulit. Buktinya, sudah lebih dari 77 tahun Indonesia merdeka, sampah masih berserakan di banyak tempat. Sebutlah di pasar, di tempat wisata, di sungai dan di laut”, kata Miko lebih lanjut.

Miko yang merupakan Ketua DPP Ikatan Alumni SMAN 7 Padang itu juga menyampaikan bahwa belum berhasilnya pembangunan jiwa karena hukum tidak tegak sebagaimana mestinya.

“Hukum dan penegakannya adalah faktor penting dalam pembangunan jiwa. Jiwa-jiwa orang Indonesia tidak akan terbangun jika hukum dan penegakannya tidak dijalankan dengan serius”, tambah Miko.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dalam kesempatan itu, dalam konteks Pembangunan Jiwa, Miko menjelaskan tentang hukum tawuran, hukum lalu lintas, hukum ITE dan hukum kebersihan.

Sementara itu, Rianda Seprasia menyampaikan beberapa hal tentang hukum terkait anak. Baik anak sebagai pelaku tindak pidana, sebagai korban dan sebagai saksi. “Meskipun diantara kalian tergolong sebagai anak-anak, kalian tetap dihukum ketika kalian melakukan pidana atau perbuatan melawan hukum. Hanya saja teknis pengenaan hukumnya tentu tunduk kepada hukum tentang perlindungan anak”, sebut Rianda.

PGtS Seri ke 12 juga dihadiri oleh beberapa orang pengurus DPC Peradi Padang diantaranya Yudhi, Rezki Februrianto, Sherin, Upik, Susan, Winda dan Adek.(rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB