Penyelam Sumbar Bersihkan Sampah di 3 Titik Kawasan Mandeh

Penulis -

Senin, 20 Agustus 2018 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Masih minimnya kesadaran masyarakat, pelaku wisata dan wisatawan yang berada di kawasan Mandeh, menggerakan sejumlah penyelam dan komunitas peduli lingkungan pesisir dan laut dengan aksi bersih, Minggu (19/8).

Kegiatan dikoordinator Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatra Barat tersebut diikuti Komunitas Diving Proklamator Universitas Bung Hatta, Tabuik Diving Club (TDC), UNP Diving Club, Andesvin Diving, BPSPL Padang serta Putra-putri Maritim Sumbar.

Kegiatan dimulai dari pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan 3 titik di kawasan Mandeh. Titik pertama dilakukan di Objek Wisata Minat Khusus Selam di Bekas Kapal MV Boelongan Nederland yang tenggelam masa penjajahan kolonial Belanda.

15 orang turun bersamaan dengan Buddy atau dua orang masing-masing pasangan penyelam. Mereka membersihkan sampah dalam laut beserta tali atau hal yang merusak terumbu karang. Terutama sampah plastik yang bertebaran dalam laut.

Titik kedua, membersihkan sampah yang bertebaran di wilayah pantai objek wisata Pulau Setan. Disana Putra-putri maritim bersama TDC, DKP, Komunitas DP Bung Hatta dan BPSPL Padang, merangkul pengunjung bersama pelaku wisata setempat untuk memungut sampah.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sedangkan titik ke tiga, di Pulau Sironjong. Lokasi tersebut biasanya selain lokasi menyelam, di situ juga ada objek wisata terjun bebas. Di sana mereka kembali melakukan pembersihan.

Kepala Seksi Konservasi dan Keanekaragaman Hayati DKP Sumbar, Doni Rahma Saputra menyebutkan kegiatan tersebut serentak dilaksanakan 73 titik se Indonesia. “Untuk Sumbar, dilaksanakan 2 titik. Pertama di Kawasan Muaro Padang dan titik kedua di Mandeh ini,” kata Doni.

Peserta lanjutnya, sebanyak 50 orang lanjutnya, terdiri dari beragam kominitas pelestari lingkungan. “Mereka baik dari bentukan Pemerintah Pusat maupun komunitas sosial pemuda-pemudi yang aktif bergerak menjaga kelestarian pantai dan laut.

Sementara itu, Indrawadi selaku Koordinator Pelaksana Bersih Pantai dan Laut Sumbar tersebut menyebutkan sebelum aksi dilakukan, terlebih dahulu dilakukan rangkaian persiapan tim yang akan menjalankan misi sosial itu.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kami beragam komunitas peduli lingkungan ini melakukan brifing terlebih dahulu. Agar pelaksanaan terencana dan terstruktur dengan baik,” kata Indra.

Ia melanjutkan, lokasi wisata Mandeh yang gencar mendapat perhatian Pemerintah Pusat saat ini sangat banyak didatangi wisatawan dari berbagai mancanegara. “Sering kali kesadaran pelaku wisata dan wisatawan belum baik menjaga sampah dan kebersihannya. Untuk itu, kita harus bersama-sama melaksanakan aksi ini agar masyarakat setempat lebih giat menjaga sekaligus menghimbau wisatawan menjaga kebersihannya. Istilah penyelam biasanya minum air, namun kami ubah menjadi menyelam sambil memungut sampah,” tutur Pimpinan Diving Proklamator Bung Hatta tersebut.

Tidak hanya itu, Hendrisman salah satu staf Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Dan Laut (BPSPL) Padang juga menyebutkan Keikut sertaan semua pihak untuk peduli menjaga kelestarian dan kebersihan menjadi bagian penting juga untuk kemajuan wisata atau sains nantinya. “Semoga aksi ini dapat dilanjutkan terus serta menyadarkan masyarakat dan wisatawan menjaga sampah hasil makan dan minuman mereka,” ungkap Hendri.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Citrha Aditur Bahri selaku perwakilan Tabuik Diving Club sangat senang kegiatan yang diselenggarakan ini. “Kita berbuat bukan untuk mengikuti perintah manapun, melainkan rasa kepedulian kami pada lingkungan ini,” tegas Citrha.

Ia melanjutkan, aksi sosial ini berharap terus berlanjut dan berbuat. Terutama sesama driver kompak menjadi pelaku peduli kelesarian laut. “Kegiatan ini sangat positif dan memberikan contoh langsung kepada masyarakat. Terutama kegiatan berlangsung di hari libur, wisatawan banyak berdatangan. Sehingga kepedulian itu turut serta diikuti wisatawan maupun pelaku wisata di sekitar Mandeh,” tutup Pembina Tabuik Diving Club tersebut. (Rud/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB