Penuhi Kebutuhan Akses Petani, Pembangunan Jalan Lingkar Simaroken Segera Dikebut

Penulis -

Rabu, 17 Maret 2021 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Wakil Bupati Pasaman, Sabar AS meninjau langsung kondisi jalan lingkar yang sangat memprihatinkan di Simaroken, Nagari Taurung-tarung, Kecamatan Rao.

Orang nomor dua di daerah itu tidak sendirian kelokasi tersebut, langsung membawa pihak Dinas PUTR Pasaman, Dinas DPPKB, Dinkes, dan sejumlah pejabat lainnya.

Sabar AS mengatakan, kedatangannya bersama rombongan untuk memastikan kondisi Jalan Lingkar Simaroken yang kian memprihatinkan. Rencananya, jalan yang sudah rusak parah itu segera dikebut pembangunannya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Jalan Lingkar Simaroken ini panjangnya sekitar tujuh Kilometer. Di atas sana merupakan pusat pertanian masyarakat. Baik sawit, karet, coklat, serai wangi dan lainnya. Sementara jalannya sangat rusak parah,” ungkap Sabar AS di hadapan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sabar AS mengatakan kepemimpinannya bersama Benny Utama saat ini fokus memperbaiki akses transportasi pertanian masyarakat.

“Kalau infrastruktur diperbaiki dengan baik, maka otomatis para petani akan mudah mengangkut hasil pertaniannya. Biaya transportasi semakin mengecil, kualitas hasil tani terjaga. Otomatis kesejahteraan masyarakat berangsur membaik,” kata Sabar AS.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ia meminta kepada Dinas PUTR Pasaman sesegera mungkin menyusun perencanaan pembangunan jalan lingkar Simaroken tersebut.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Pasaman, Khairul Amri mengatakan, untuk tahun ini segera menyusun perencanaan pembangunan.

“Tahun ini perencanaannya dan pembangunannya ditahun 2022 mendatang. Untuk estimasi biaya diperkirakan memakan dana sekitar Rp6,5 Miliar,” kata Khairul Amri. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB