Padang, Prokabar – Sinergi multipihak diwujudkan dalam kegiatan Pentahelix Optimalisasi Youth Center di Bagindo Aziz Chan Youth Center (BACYC) Kota Padang, Rabu (5/6).
Berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan media, berkumpul untuk merumuskan strategi bersama dalam memajukan ekonomi kreatif dan wirausaha muda di Kota Padang.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Syani menjelaskan, BACYC hadir sebagai wadah bagi para pelaku kreatif dan wirausaha muda di Kota Padang untuk mengembangkan ide, berkolaborasi, dan membangun jaringan.
“Berbagai fasilitas dan program disediakan untuk mendukung mereka, seperti ruang coworking, ruang pelatihan, akses permodalan, dan pendampingan usaha,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, Kegiatan Pentahelix ini menjadi platform strategis untuk menyatukan visi dan misi berbagai pihak dalam memajukan ekonomi kreatif dan wirausaha muda di Kota Padang.
” Kolaborasi dan sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kunci utama untuk mencapai tujuan tersebut,” sambungnya.
Melalui diskusi dan brainstorming yang konstruktif, kegiatan Pentahelix ini menghasilkan beberapa poin penting, antara lain:
* Penguatan ekosistem ekonomi kreatif dan wirausaha muda: Meningkatkan akses permodalan, pendampingan usaha, dan pelatihan bagi pelaku usaha muda.
* Optimalisasi pemanfaatan BACYC: Memperluas jangkauan BACYC dan meningkatkan kualitas program dan fasilitas yang ditawarkan.
* Pengembangan kolaborasi antar pemangku kepentingan: Memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan media dalam mendukung ekonomi kreatif dan wirausaha muda.
Kegiatan Pentahelix ini menunjukkan komitmen kuat dari berbagai pihak untuk memajukan ekonomi kreatif dan wirausaha muda di Kota Padang.
Dengan semangat kolaborasi dan sinergi, diharapkan BACYC dapat menjadi pusat pengembangan potensi para muda mudi Padang dan membawa kemajuan bagi Kota Padang. (feb)
















