Pengusaha Harus Siap Menghadapi Revolusi Industri, Kata Mendag

Penulis -

Kamis, 13 Desember 2018 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pengusaha harus mempersiapkan diri mereka untuk menghadapi revolusi industri 4.0 yang serba digital agar tetap bertahan di masa yang akan datang.

Hal itu dikatakan Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita, Kamis (13/12) ketika membuka Rakerda BPD HIPMI Sumbar di Politeknik Negeri Padang.

“Revolusi industri terus terjadi mulai dari revolusi yang pertama hingga saat ini, pengusaha juga harus berbenah dan memperisapkan diri untuk bersaing secara global,” katanya.

Menurut dia apabila generasi mempersiapkan diri mereka dengan keterampilan dalam bidang ilmu pengetahuan tentu dalam menghadapi bonus demografi nanti akan lebih mudah.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Namun sebaliknya, apabila sejak hari ini pengusaha muda ini belum berbenah maka bonus demografi nanti akan menjadi beban bagi bangsa ini.

Ia mengatakan revolusi industri ini tentunya memberikan keuntungan tersendiri pada pengusaha muda, ia mencontohkan saat ini untuk memulai usaha tidak perlu membuka toko dengan usaha besar seperti dulu namun dapat memanfaatkan ruang di internet untuk berusaha

“Itu salah satu hal yang positif dari revolusi industri. Dalam hal ini tentu mereka harus jeli memanfaatkan hal tersebut,” katanya.

Ia mengatakan modal tersebesar seorang pengusaha adalah kejujuran dan konsistensi, apabila itu dimiliki setiap pengusaha muda mereka akan maju dalam bidang usaha tersebut.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Kami dari Kementerian nantinya akan memberikan pendampingan kepada pengusaha muda di Sumatera Barat dalam menghadapi era revolusi industri,” katanya.

Sementara Ketua BPP HIPMI Bahlil Lahadalia mengatakan ada konsep yang salah di generasi muda Indonesia terutama mereka yang baru lulus kuliah. Mereka pasti berangan-angan menjadi orang kaya namun pekerjaan yang ingn mereka dapatkan adalah menjadi karyawan seperti karyawan BUMN, PNS dan lainnya.

Menurut dia pekerjaan sebagai pegawai negeri, karyawan BUMN atau swasta bahkan menjadi kepala daerah baik bupati maupun gubernur, menteri sekalipun tidak akan membuat mereka kaya. Berbeda dengan pengusaha, mereka memiliki gaji besar dan dibutuhkan oleh pemerintah untuk melangsungkan pembangunan.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Dari penelitian HIPMI dengan Universitas Indonesia sekitar 83 persen pekerjaan yang ingin didapatkan oleh mahasiswa yang baru lulus adalah menjadi pegawai atau karyawan, sementara yang ingin menjadi pengusaha hanya sekitar empat persen.

“Ini tugas kita bersama untuk mengajak generasi muda berani menjadi pengusaha dan berbuat langsung untuk bangsa ini,” kata dia. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB