Tanah Datar, Prokabar – Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma meminta Wali Nagari dan tim dalam mengusulkan rencana pembangunan nagari yang benar-benar prioritas. Selain itu, usulan tersebut juga harus berbanding lurus dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati.
Zuldafri mengatakan bahwa setiap program dan kegiatan yang disusun di nagari juga harus menunjang RPJMD Kabupaten Tanah Datar.
“Ini perlu saya sampaikan, karena proses dan tahapan-tahapan musrenbang berikutnya masih panjang. Untuk itu jangan sampai terjadi usulan-usulan yang tidak singkron dengan visi dan misi kita,” ujar Wabup.
Pada kesempatan itu, Wabup juga mengapresiasi kinerja wali nagari Limo Kaum yang setiap tahunnya mampu melakukan perencanaan pembangunan dengan baik sehingga bisa terus menekan besaran SiLPA Nagari.
“Ini membuktikan bahwa perencanaan anggaran Nagari Limo Kaum dapat dilaksanakan dengan baik serta mendapat dukungan dari semua pihak,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Nagari Limo Kaum Gusrial dalam laporannya menyampaikan bahwa pada tahun 2018 lalu dari anggaran nagari sebesar Rp4,9 milyar, sementara SiLPA anggaran nagari sebesar Rp.815.348.377 atau 16,6 persen.
“Ini telah terjadi penurunan dari tahun sebelumnya, dan kami akan terus berupaya menyusun rencana anggaran sebaik mungkin sehingga program yang sudah tersusun dan terencana bisa dijalankan dengan baik dan maksimal,” kata Gusrial.
Gusrial juga mengatakan bahwa arah pembangunan nagari Limo Kaum pada tahun 2020 mendatang lebih menitik beratkan pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan BumNag. Ini diharapkan bisa meningkatkan usaha mikro masyarakat.
Selain itu juga pembangunan infrastruktur dengan melibatkan SDM nagari serta pembangunan ekonomi berdasarkan budaya.(eym)
















