Pengawasan Warnet Di Padang Akan Diperketat

Penulis -

Jumat, 19 Oktober 2018 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang meminta Pemko Padang agar memperketat aturan terkait jam operasional warung internet (warnet) yang ada.

“Aturan yang ada harus dipertegas lagi. Sebab, faktanya di lapangan masih ada saja warnet yang buka di luar jam operasional, bahkan hingga 24 jam,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Kota Padang Faisal Nasir, Kamis (18/10).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Menurutnya, pihak kecamatan juga perlu melakukan pengawasan secara rutin terhadap kegiatan yang dilakukan pengguna dan pengusaha warnet. Karena, kebanyakan pengguna masih remaja. Dikhawatirkan, secara tidak langsung bisa merusak pola pikir dan kemungkinan melakukan tindakan kriminal.

“Mereka ini masih gampang terpengaruh dengan lingkungan. Perlu diperhatikan, minimal mengurangi tindakan kriminal di masyarakat, lingkungan yang kondusif pun akan terjaga,”tuturnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Kota Padang Gustin Pramona berharap, Satpol PP Kota Padang mengambil tindakan tegas terhadap warnet yang masih buka hingga larut malam. Apabila tidak diindahkan juga, tentu Satpol PP bisa menyegel atau menutup usaha warnet untuk jangka waktu yang panjang.

“Saya melihat di beberapa tempat ada warnet buka sampai larut malam, bahkan sampai dinihari. Cabut saja izinnya bagi yang nakal,” ucapnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Karena, saat ini pengguna jasa warnet mayoritasnya adalah anak-anak di bawah umur atau pelajar. Tidak baik buat perkembangan anak-anak itu sendiri. Karena banyak hal negatif dapat diakses di internet, terutama pornografi.

“Seusia mereka itu belum bisa menyaring mana konten yang baik, dan cenderung akan meniru apa yang dilihat,”ucapnya. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB