Tanah Datar, Prokabar- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tanah Datar memberikan padangannya terhadap ranperda APBD 2025.
Dalam pandangannya, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan apresiasi kepada bupati yang secara konsisten meningkatkan target PAD. Meski demikian, pemerintah daerah perlu bekerja keras cerdas dan iklas serta menata ulang sumber pendapatan sehingga target dapat tercapai dengan semestinya.
Berbeda dengan PKS, Fraksi Nasdem melihat pendapatan daerah pada APBD belum terlihat peningkatan signifikan, bahkan lebih cendrung stagnan. Fraksi Nasdem pun meminta pemerintah daerah bisa melakukaan langkah kongkrit untuk meningkatkan PAD serta melakukan inovasi untuk meningkatkan PAD itu sendiri.
Fraksi Ummat Golkar menyampaikan
Tanah Datar masih mengalami permasalahan utama dan berkelanjutan
dalam pendapatan daerah yang masih bergantung terhadap alokasi dana transfer dari pemerintah pusat. Untuk itu, ummat golkar meminta kepada pemerintah daerah untuk mengatasi dan memiliki langkah yang kongkrit guna peningkatan pendapatan daerah terutama dengan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi penerimaan pendapatan daerah sesuai dengan potensi yang ada.
fraksi partai PKB memandang perlu pengawasan terhadap peningkatan PAD agar pengelolaan berjalan dengan lebih efektif dan efisien. Pada tahun anggaran 2025, masing-masing SKPD dapat menggunakan anggaran yang telah dialokasikan secara optimal, mengurangi silpa dan meningkatkan efektivitas serta efisiensi penggunaan anggaran daerah.
Fraksi Partai Amanat Nasional mempertanyakan bagaimana upaya pemerintah daerah untuk menutupi silpa sebesar Rp. 108 Miliar lebih. Selain itu Fraksi PAN juga mempertanyakan peruntukan belanja hibah sebesar 11 Miliar lebih.
Sementara itu, Fraksi Gerindra meminta penjelasan terkait belanja modal pada sub belanja peralatan dan mesin sebesar Rp. 12 Miliar. Selain itu, Fraksi Gerindra juga mempertanyakan Intensifikasi PAD dengan optimalisasi Pembangunan pariwisata daerah dalam rangka peningkatan kontribusi pariwisata terhadap PAD yang sejak ejak tiga tahun terakhir selalu disampaikan oleh pemerintah daerah.
Fraksi perjuangan nurani demokrat mengapresiasi semangat pemerintah daerah dalam menyusun APBD tahun anggaran 2025. semangat tersebut tercermin dari tema pembangunan kabupaten Tanah Datar dalam RKPD tahun 2025.
Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mempertanyakan berapa persen target capaian RPJMD dan progul pemerintah daerah pada tahun 2025. Selain itu, Fraksi PPP juga mempertanyakan lokasi dana yang dipersiapkan untuk recovery pasca bencana galodo Mei 2024 kemarin. (eym)
















