Padang, Prokabar — Pengalihan lalu lintas kendaraan saat pembangunan jalan beton bertulang yang rusak parah pada ruas jalan Balai Baru – Lapau Baanjuang menjadi pekerjaan rumah Pemko Padang dalam waktu dekat.
Pasalnya pengerjaan pembangunan betonisasi di jalan balai baru – lapau baanjuang akan dilakukan.
Sebagai ujung tombak pemerintahan terendah, kelurahan kuranji, akan memiliki peran penting mensosialisasikan rencana pengalihan lalu lintas pada jalan di lingkungan tempat tinggal warga.
Tak kurang enam rukun warga yang berdomisili di sepanjang jalan simpang kampuang tanjuang hingga batas kelurahan kuranji dengan kelurahan korong gadang di kawasan kampung kunci, akan dilalui kendaraan pengangkut tanah klay.
Dalam sebuah diskusi ringan di kantor lurah kuranji, Lurah Kuranji Effendi Garda menyebut, akan fokus gerilya melakukan sosialisasi kepada warga bersama ketua rt rw dan juga pemilik kedai beserta pemuda.
Demi menekan potensi lebih banyak jalan yang rusak akibat dilalui kendaraan berat, akan lebih baik kendaraan pengangkut tanah liat melewati jalan Syaikh Umar Khalil yang hanya berjarak tujuh ratus meter dari bypass ke Lapau Baanjuanh. Ini disampaikan salah satu warga di kantor lurah kuranji.
“Jarak Lapau baanjuang ke lokasi tambang galian tanah liat di Gunung Sarik juga tak begitu jauh, namun tentunya membutuhkan kesepakatan warga terlebih dahulu,” tambah warga yang enggan disebut namanya.
Warga di sepanjang jalan Syekh Umar Khalil masuk dalam dua kelurahan yakni Gunungsarik dan sungai sapih. Sebelumnya beberapa tahun silam, sebuah portal dibangun warga agar kendaraan berat tidak masuk ke jalan ini, dikarenakan kekhawatiran warga jalan menjadi rusak.
Leading sektor dalam persoalan sosialisasi pengalihan lalu lintas jalan berikut sosialisasi kepada warga adalah Asisten Dua dan Dinas Perhubungan Kota Padang. Dalam operasional sosialisasinya akan dibantu oleh camat dan lurah di kecamatan kuranji.
Jika kendaraan berat akan melalui jalan raya taratak paneh-korong gadang dan jalan raya kuranji, dikhawatirkan lalu lintas kendaraan berat selama lima bulan, akan berdampak pada kerusakan jalan.
Tak kurang total sembilan rukun warga di kelurahan korong gadang dan kelurahan kuranji yang harus disosialisasikan bahwa jalan akan dilalui kendaraan berat pengangkut tanah liat bahan baku untuk kebutuhan semen padang.
Dengam panjang jalan mencapai tiga kilometer pada ruas ini, tak kurang dibutuhkan alokasi 30 miliar untuk perbaikan jalan di tahun berikutnya atau pun tahun 2023.
Dan ini akan membebani keuangan daerah yang fokusnya juga terbagi untuk penanganan covid-19.
Alternatif menekan kerugian akibat potensi rusaknya jalan, adalah kendaraan melalui jalan syekh umar khalil untuk jalur pengangkutan tanah, atau ketika truk sedang bermuatan, dan jalan raya kuranji setelah sebelumnya melalui jembatan kuranji, ketika muatan kosong.
Menanggapi usulan warga ini lurah kuranji Effendi Garda berencana akan menyampaikannya dalam rapat bersama tim yang akan dipimpin asisten dua nantinya.(adh)
















