Pengadaan Pin Emas DPRD Agam Gagal Tender Dua Kali, Ini Sebabnya

Penulis -

Selasa, 27 Agustus 2019 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Basung, Prokabar — Terkait Pin Emas Anggota DPRD Agam masih dalam pembahasan pelik. Pasalnya, sempat dua kali mengalami gagal tender melalui Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Suharman, Wakil Ketua DPRD Agam mengatakan Pin Emas tersebut sebuah penghargaan tersendiri bagi anggota DPRD Agam, terutama yang baru saja terpilih. Pihaknya akan mengikuti prosedur yang berlaku terkait Pin Emas tersebut.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Terkait masih adanya gonjang-gajing berita penolakan pin emas dari anggota DPRD Di daerah lain, maka DPRD Agam akan mempertimbangkan dan mengikuti aturan yang berlaku,” ujar Wakil DPRD Agam sementara tersebut, Selasa (27/8).

Sementara itu, Sekretaris DPRD Agam, Indra menjelaskan pada Mei 2019 lalu telah dilakukan upaya proyek Pin Emas tersebut, tetapi gagal terwujud. 15 hari kemudian, kembali dilakukan pengajuan kedua, terulang gagal.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Hal tersebut dimungkinkan harga emas yang cenderung melonjak naik. Sehingga pengusaha yang mengikuti tender baru memastikan harga emas stabil terlebih dahulu. Agar tidak mengalami kerugian,” ungkapnya.

Indra melanjutkan telah dua kali memawar namun selalu gagal. Pernah ada menang tender dari Semarang namun gagal tender akibat tidak kembali melanjutkan konfirmasi teknis pengerjaan proyek tersebut.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Pengadaan tersebut ditenderkan senilai 275 juta dengan jumlah anggota dewan 45 orang,” tuturnya.

Dilihat anggaran yang diajukan dengan harga emas saat ini dimungkinkan tidak sesuai lagi. “Kita harus kaji ulang regulasi pasti terkait pengadaan Pin Emas ini,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB