Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Pengadaan Pin Emas DPRD Agam Gagal Tender Dua Kali, Ini Sebabnya

Dibaca : 224

Lubuk Basung, Prokabar — Terkait Pin Emas Anggota DPRD Agam masih dalam pembahasan pelik. Pasalnya, sempat dua kali mengalami gagal tender melalui Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Suharman, Wakil Ketua DPRD Agam mengatakan Pin Emas tersebut sebuah penghargaan tersendiri bagi anggota DPRD Agam, terutama yang baru saja terpilih. Pihaknya akan mengikuti prosedur yang berlaku terkait Pin Emas tersebut.

“Terkait masih adanya gonjang-gajing berita penolakan pin emas dari anggota DPRD Di daerah lain, maka DPRD Agam akan mempertimbangkan dan mengikuti aturan yang berlaku,” ujar Wakil DPRD Agam sementara tersebut, Selasa (27/8).

Sementara itu, Sekretaris DPRD Agam, Indra menjelaskan pada Mei 2019 lalu telah dilakukan upaya proyek Pin Emas tersebut, tetapi gagal terwujud. 15 hari kemudian, kembali dilakukan pengajuan kedua, terulang gagal.

“Hal tersebut dimungkinkan harga emas yang cenderung melonjak naik. Sehingga pengusaha yang mengikuti tender baru memastikan harga emas stabil terlebih dahulu. Agar tidak mengalami kerugian,” ungkapnya.

Indra melanjutkan telah dua kali memawar namun selalu gagal. Pernah ada menang tender dari Semarang namun gagal tender akibat tidak kembali melanjutkan konfirmasi teknis pengerjaan proyek tersebut.

“Pengadaan tersebut ditenderkan senilai 275 juta dengan jumlah anggota dewan 45 orang,” tuturnya.

Dilihat anggaran yang diajukan dengan harga emas saat ini dimungkinkan tidak sesuai lagi. “Kita harus kaji ulang regulasi pasti terkait pengadaan Pin Emas ini,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top