Pengadaan Lampu Traffic Light Di Sejumlah Ruas Jalan Pesisir Selatan Terkendala, Ini Penjelasannya

Penulis -

Senin, 29 Oktober 2018 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sepertinya harus bekerja keras dalam pengadaan Lampu traffic light di persimpangan jalan utama Kota Painan.

Pasalnya, untuk memenuhi kebutuhan lampu traffic light tidak cukup hanya dengan mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saja. Sedangkan wilayah-wilayah yang minim penerangan jumlahnya terbilang banyak.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pessel, Nuzirwan mengatakan, walaupun pihaknya sudah mengupayakan usulan pengadaan anggaran dalam APBD murni 2018, namun nyatanya masih saja batal. Karena terkendala anggaran, dari total anggaran yang diajukan tidak semua dapat diakomodasi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Misalnya untuk tahun ini 2018, kami memperoleh angaran senilai Rp375 juta untuk hanya merawat dan itu termasuk lampu penerangan sepanjang jalan di Pessel,” ujar Nuzirwan di ruang kerjanya Senin (29/10).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Untuk lampu traffic light tersebut sudah diusulkan pada tahun 2018, namun batal, dan pada tahun 2019 nanti pihaknya akan mencoba mengusulkan kembali dalam APBD, ungkapnya. 

Sehingga penganggaran lampu traffic light memang harus dilakukan secara bertahap. Misalnya untuk tahun depan (2019) akan diusulkan kembali. 

“Maka dari itu, kami juga mencoba mengajukan usulan ke Pemkab dengan harapan dapat dikabulkan. Kami mengusulkan anggaran satu titik senilai Rp50 juta,” ujarnya. 

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Menurut dia, anggaran tersebut cukup untuk menangani beberapa titik di kawasan Kota Painan. Misalnya, jalur padat penduduk yang kerap dilalui. 

“Kami belum dapat memastikan apakah anggaran tersebut dapat disetujui. Hendaknya semua stakeholder dapat memperhatikan hal ini. Terlebih Jalan utama Kita Painan,” tutupnya. (Min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB