Padang, Prokabar.com – Dosen pascasarjana Ilmu Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan (IPKP) Universitas Andalas lakukan pengabdian kepada masyarakat di Nagari Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara, Kab. Agam pada Rabu, 6 Oktober 2021.
Pengabdian ini terwujud berkat upaya bersama antara Universitas Andalas dan Mitra. Pemerintahan, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Agam, dan pendamping Program Keluarga Harapan ada beberapa Mitra yang menyempatkan hadir pada kegiatan ini.
Universitas Andalas menyadari bahwa solusi untuk permasalahan masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh perguruan tinggi saja. “Mesti ada kolaborasi. Kita menyebutnya multipihak, sehingga banyak pihak harus dilibatkan dalam pengembangan wisata di Tiku,” ujar Dr. Sri Wahyuni, pakar pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Unand.
HKTI sebagai wadah bagi para petani, memfasilitasi Kelompok Wanita Tani sehingga tujuan sinergitas antara pertanian dan pariwisata dapat terwujud nantinya. “Ibu-ibu dari KWT ini diharapkan menjadi ujung tombak ekonomi kreatif dalam pengembangan pariwisata. Cendera mata dan kuliner juga dapat dieksplor oleh ibu-ibu KWT,” ujar ketua HKTI Syamsul Bahri.
“Potensi pertanian dalam bidang perikanan, terutama ikan dan lokan, dapat dijadikan sebagai bahan utama kuliner sebagai layanan pendamping kegiatan wisata.” Tambah Syamsul. HKTI juga tengah berupaya untuk mencarikan solusi terhadap limbah ikan dan lokan untuk dijadikan produk yang bernilai tambah bagi masyarakat.
Pendamping PKH Kementerian Sosial, Rodi Indra Saputra, juga menyempatkan hadir pada kegiatan ini. Dukungan diberikan secara penuh oleh Rodi. “Kehadiran pengabdian dari Unand hendaknya dapat berlanjut ke depan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa ada perubahan di tengah-tengah masyarakat.
Camat Hidayatul Taufid juga memberikan apresiasi dan partisipasi. Taufid menyampaikan bahwa Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintahan memang harus dilakukan secara kontinyu. “Keberlanjutan mesti ada,” tegas Taufid.
“Kami selaku pemerintah juga membuka diri untuk kerjasama serupa ini. Harapannya terjadi perubahan ekonomi ke arah yang lebih baik di tengah-tengah masyarakat.” Tutup Taufid sebelum mengakiri pidatonya.
















