Pendidikan Surau Terpa Mental Generasi Muda Geragahan

Penulis -

Sabtu, 1 Mei 2021 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Pendidikan Surau kembali mengapung dan mulai dilirik generasi muda saat ini. Program asli khas kearifan lokal Minangkabau yang melahirkan Tokoh dan Pahlawan Nasional itu diinginkan kembali, agar terealisasikan seiring zaman saat ini.

Seperti yang dilakukan Karang Taruna Nagari Geragahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat ini. Menggelar Pendidikan Surau, di Mesjid Nurul Hidayah, Jorong Taratak Jorong III Geragahan, Jumat (30/4) hingga Minggu (2/5). Berharap terus berlanjut sebagai agenda tahunan nantinya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ketua Panitia Nagari Geragahan, Johan Utoyo mengatakan, kegiatan ini digelar bertujuan untuk membina pemuda dan pemudi agar berkepribadian, berakhlakul karimah, bertaqwa kepada Allah SWT dan beradab sesuai adat istiadat beserta nilai-nilai budaya Minangkabau.

“Intinya dari kegiatan ini yaitu membentuk karakter pemuda dan pemudi agar memiliki asas adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah,” Ungkapnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kegiatan ini berlangsung 3 hari dan diikuti 40 orang peserta dari setiap jorong. “Kegiatan dimulai Jum’at, 30 April sampai 2 Mei 2021. Selain itu, peserta harus menginap disana sampai penutupan acara,” terang Johan.

Program Pendidikan Surau disambut baik Bupati Agam, Andri Warman. Hadir dalam pembukaan bersama Niniak Mamak dan tokoh masayarat se-Nagari Geragahan.

“Saya sangat mendukung dan senang atas pelaksanaan Pendidikan Surau ini. Sejalan dengan program yang saya gagas dalam visi dan misi. Yaitu Program Tahfiz, Pembinaan Budaya atau adat dan Pembelajaran Bahasa Inggris,” tutur Bupati Agam.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Di Surau, dahulu kala tidak hanya belajar Agama Islam saja. Juga mengajarkan adat beserta bahasa asing seperti Berbahasa Arab, Belanda dan Bahasa Inggris. Makanya, Tokoh dan Pahlawan Nasional seperti Haji Agus Salim, Mohammad Hatta, Sutan Syahril, Rohana Kudus, Rasuna Said dan lainnya mampu berbahasa asing. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB