Daerah

Pendidikan Surau Terpa Mental Generasi Muda Geragahan

Dibaca : 137

Agam, Prokabar – Pendidikan Surau kembali mengapung dan mulai dilirik generasi muda saat ini. Program asli khas kearifan lokal Minangkabau yang melahirkan Tokoh dan Pahlawan Nasional itu diinginkan kembali, agar terealisasikan seiring zaman saat ini.

Seperti yang dilakukan Karang Taruna Nagari Geragahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat ini. Menggelar Pendidikan Surau, di Mesjid Nurul Hidayah, Jorong Taratak Jorong III Geragahan, Jumat (30/4) hingga Minggu (2/5). Berharap terus berlanjut sebagai agenda tahunan nantinya.

Ketua Panitia Nagari Geragahan, Johan Utoyo mengatakan, kegiatan ini digelar bertujuan untuk membina pemuda dan pemudi agar berkepribadian, berakhlakul karimah, bertaqwa kepada Allah SWT dan beradab sesuai adat istiadat beserta nilai-nilai budaya Minangkabau.

“Intinya dari kegiatan ini yaitu membentuk karakter pemuda dan pemudi agar memiliki asas adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah,” Ungkapnya.

Kegiatan ini berlangsung 3 hari dan diikuti 40 orang peserta dari setiap jorong. “Kegiatan dimulai Jum’at, 30 April sampai 2 Mei 2021. Selain itu, peserta harus menginap disana sampai penutupan acara,” terang Johan.

Program Pendidikan Surau disambut baik Bupati Agam, Andri Warman. Hadir dalam pembukaan bersama Niniak Mamak dan tokoh masayarat se-Nagari Geragahan.

“Saya sangat mendukung dan senang atas pelaksanaan Pendidikan Surau ini. Sejalan dengan program yang saya gagas dalam visi dan misi. Yaitu Program Tahfiz, Pembinaan Budaya atau adat dan Pembelajaran Bahasa Inggris,” tutur Bupati Agam.

Di Surau, dahulu kala tidak hanya belajar Agama Islam saja. Juga mengajarkan adat beserta bahasa asing seperti Berbahasa Arab, Belanda dan Bahasa Inggris. Makanya, Tokoh dan Pahlawan Nasional seperti Haji Agus Salim, Mohammad Hatta, Sutan Syahril, Rohana Kudus, Rasuna Said dan lainnya mampu berbahasa asing. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top