Daerah

Pendidikan Akar Rumput Sumatera Volounteer Wakili Sumbar Ke Nasional

Tanah Datar, Prokabar — Muhammad husein namanya. Seorang pemuda asal Kenagarian Limo Kaum, Kecamatan Limo kaum, Tanah Datar dan pendiri yayasan Sumatera Volounteer.

Yayasan Sumatra Volunteer merupakan yayasan yang menyediakan pendidikan gratis dengan konsep sekolah alam bagi anak-anak yang berada di desa dan juga mensupport kegiatan masyarakat dalam hal seni dan juga budaya.

Berdiri sejak 2014 lalu, yayasan ini juga bekerjasama dengan beberapa universitas luar negeri. Mahasiswa magang seperti dari Belanda, Spanyol, Itali dan beberapa negara lainnya akan bergabung dengan yayasan ini untuk mewujudkan visi dan misi dari yayasan.

Husein mengatakan, jenis pendidikan gratis yang dilakukan kepada anak anak yakninya metode pendidikan akar rumput, dimana pendidikan yang diberikan meliputi pendidikan bahasa inggris dan juga pendidikan lingkungan. Metode pendidikan tersebut, saat ini juga telah diadaptasi oleh negara kincir angin, Belanda.

” Metode pendidikan akar rumput, metode yang saya rancang sendiri. Metode dimana meletakan anak anak sebagai subjek. Program yang diajarkan itu, tergantung dari minat anak anak, sehingga kita memaksimalkan potensi dari si anak,” ucapnya saat dihubungi Prokabar.com.

Program akar rumput yang digagas Muhammad Husein menyasar dua jorong di dua Nagari di Tanah Datar, yakninya Jorong Guguak Nagari Pariangan dan Jorong Balai Labuah Bawah, Nagari Limo Kaum dengan jumlah peserta didik, di Jorong Guguak Nagari Pariangan, terdapat sekitar 100 lebih dan di Jorong Balai Labuah bawah Limo Kaum 60 anak.

Kini, Metode pendidikan akar rumput yang ia gagas mengantarkan Muhammad Husein mewakili Provinsi Sumatera Barat dalam penilaian Pemuda Pelopor tingkat nasional tahun 2019 yang digagas oleh Kementrian Pemuda Olah Raga Republik Indonesia.

” Alhamdulillah ditingkat Sumatera Barat kita nomor 1, dan diutus mewakili Sumbar ke tingkat Nasional,” ucapnya

Sebagai pemuda, Husein mengatakan jika kepercayaan untuk mewakili Sumbar ketingkat nasional juga tidak terlepas dari peran masyarakat dan anak anak didiknya di Jorong Guguak dan Balai Labuah Bawah.

” Terimakasih kepada masyarakat jorong Guguak dan Balai Labuah Bawah, terumata ke anak anak,” katanya.

Sementara itu, Ketua tim penilai, Sopti Popiyati menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menggelorakan semangat, menemukan dan mengenali pemuda yang berpotensi untuk menjadi pelopor. Bidang kepeloporan yang dipelombakan, yakni bidang pendidikan, agama, sosial dan budaya, pengelolaan SDA, bidang lingkungan dan Pariwisata serta bidang pangan dan bidang inovasi teknologi.

“Dengan iven ini diharapkan semakin banyak bermunculan pemuda tangguh yang mempunyai kemampuan merintis jalan, lakukan terobosan, dan mampu keluar dari berbagai permasalahan,” katanya.

Wakil Bupati Tanah Datar yang hadir dalam penilaian tersebut mengatakan,
Pemuda yang merupakan calon pemimpin dan meneruskan roda estafet pembangunan bangsa dan negara dimasa datang, tentunya para pemuda harus mempunyai kelebihan yang bisa diandalkan ataupun bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Pemkab Tanah Datar juga Mengpresiasi dan bangga atas keberhasilan salah satu putra Tanah Datar untuk berlomba ditingkat nasional untuk menjadi pemuda pelopor.

“Alhamdulillah, di tahun 2019 ini adinda Muhammad Husen mampu menuju pentas nasional dalam ajang lomba pemuda pelopor di bidang pendidikan, semoga bisa menjadi terbaik nasional seperti tahun 2017 lalu yang ditorehkan Andri,” sampainya. (eym)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top