Pendidikan Agama Islam Benteng Pertahanan Terbaik Pelajar

Penulis -

Minggu, 17 November 2019 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Raya, Prokabar — Generasi penerus terutama pada pelajar merupakan aset bangsa yang harus dibekali berbagai benteng pertahanan dalam diri kepribadiannya. Bertujuan agar memiliki karakter dan prinsip hidup yang kuat, sehingga memiliki intelektual dan karaktersitik dalam menelaah sesuatu pemahaman, pemikiran dan bertindak.

Agar target tersebut dapat terwujud, dibutuhkan program atau rancangan kerja yang terukur dan disiplin. Dalam hal tersebut, SMPN 1 Maninjau memiliki metode tersendiri, untuk mendidik anak muridnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Meski salah satu sekolah umum di Kabupaten Agam, bekal pendidikan pertama yang harus diperkuat adalah Pendidikan Agam Islam. “Kita akan melaksanakan segala kegiatan diawali berdoa. Mereka dilatih membiasakan diri untuk selalu berdoa sebelum beraktifitas. Sehingga suasana lingkungan sekolah serasa Islami meski bukan sekolah agama,” ungkap Kepala SMPN 1 Maninjau.

Ia melanjutkan bekal pendidikan rohani khususnya pendidikan agama Islam menjadi prioritas selain mata pelajaran lainnya. Seperti sholat berjemaah, zikir dan doa bersama, ceramah agama dan khultum akan membuat kepribadian patuh dan taat kepada yang maha kuasa. Sehingga anak didik akan takut berbuat salah dan teguh pendirian kepada kebenaran.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Intinya, Pendidikan Agama Islam adalah pondasi dasar dan benteng pertahanan terbaik dalam bertindak, bertutur kata, bersikap atau menetapkan sebuah kebijakan,” terangnya.

SMPN 1 Maninjau melibatkan kepala sekolah, guru dan komite sepakat, berusaha menciptakan sekolah bernuansa santri nan islam dalam sekolah umum ini. Sehingga membiasakan diri anak didik dalam tatanan nilai-nilai islami. “Seorang individu yang taat beribadah dan memahami ajaran Agama Islam, pasti takut berbuat dosa kezaliman. Setelah Hati dan pikirannya telah demikian, segala tindakan dan perkataan selalu terkontrol. Hal itu mengarahkan generasi penerus untuk menjadi generasi terbaik dengan pertahanan diri yang mantap,” pungkas Eva. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB