Daerah

Penderita Tumor Ini Butuh Donasi Dermawan, Yuk Bantu

Dibaca : 388

Padang Pariaman, Prokabar – Juni Arita (36) penderita tumor di bagian pencernaan ini hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur. Dia tinggal di kediaman orangtuanya di Korong Puah Manih, Nagari Koto Dalam Selatan, Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman.

Ibu satu anak ini didiagnosa oleh Dokter Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru 2016 lalu menderita Gastro Intestinal Stromal Tumor (GIST) yaitu tumor bagian pencernaan.

Kini, kondisi kesehatannya semakin hari semakin memburuk, dan tak kunjung sembuh. Dan dirinya juga merupakan warga kurang mampu, sehingga untuk berobat lagi tak memiliki biaya.

“Badan saya semakin kurus dan perut semakin membesar, sehingga saya tidak bisa bergerak sendiri. Kondisi ini sudah saya rasakan sejak tahun 2019 lalu. Usaha operasi sudah dilakukan tahun 2016 lalu, meski berhasil mengangkat tumor dari tubuh saya, namun penyakit saya juga belum sembuh, karena diduga tumor itu masih tersisa di badan saya. Kalaupun dioperasi akan berisiko ke saya. Sehingga Dokter menyarankan saya untuk kemoterapi,” ungkap Juni di kediaman orang tuanya, Kamis (14/5).

Berbagai usahapun terus dilakukan Juni dan suami. Bahkan tahun 2019 lalu ia sempat berobat ke Jakarta menggunakan dana pribadi, namun usaha itu belum juga berhasil. Kini usaha yang dilakukan yakni berobat secara tradisional. Apalagi sejak Juni sakit suaminya tidak bisa bekerja karena mengurus dirinya, sehingga ia tidak punya biaya lagi.

Sehingga untuk berobat kerumah sakit terkendala biaya. Juni memang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Namun sejak Desember 2017 tidak terbayar lagi lantaran tidak ada biaya.

“Sejak sakit suami hanya mengurus saya dan anak saya semata wayang. Sehingga ia tidak punya penghasilan lagi. Karena itu saya dan suami memutuskan harus pulang kampung ke rumah orang tua saya di Padang Sago 2019 lalu. Padahal KK saya masih warga Pekanbaru,” sambungnya.

Tidak hanya itu, sejak Juni sakit, membuat aktivitasnya terbatas sejak dirinya terkena penyakit yang sudah memasuki lima tahun dideritanya. Sehingga untuk melakukan sesuatu Juni harus dibatu oleh sang suami Dahnil Aprianto (41), mulai dari makan hingga kebutuhan lainya.

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top