Pencurian Bunga Marak di Lubuk Sikaping, Kaum Ibu Panik

Penulis -

Sabtu, 3 Oktober 2020 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Kasus pencurian bunga marak di Pasaman. Terutama di kawasan Lubuk Sikaping. Meratap ke langit tujuh ibu-ibu yang menjadi korban pencurian bunga oleh orang tak dikenal itu. Bahkan, kekesalan pun tak sedikit yang dicurahkan kaum ibu pecinta bunga di media sosial seperti facebook.

Salah satu kisah yang diunggah pemilik akun facebook, Yulia Sosanti, warga Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping. Bunga kesayangannya hilang sekejap mata.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Yulia menjelaskan, kisah pilu yang ia alami ini terjadi, Jumat (2/19) pagi. Malam sebelum kejadian, ia seperti biasa menutup warung dagangannya dan memasukan semua koleksi bunga ke dalam warung. Subuh Jumat, ia membuka warung dan menaruh bunga-bunganya di tempat biasa terpajang. Naas, ketika ia sibuk di belakang, salah satu bunga miliknya raib.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Tidak saja Yulia, kejadian serupa juga dialami Leni, warga Lubuk Sikaping lainnya. Koleksi bunga kesayangannya raib diambil orang tak dikenal. Kejadiannya siang hari, saat ia pergi bekerja dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.

“Abang kerja, anak pergi main ke tempat neneknya, sedangkan saya juga pergi kerja. Pas pulang makan siang, taunya dua pot bunga saya raib, hanya tinggal pot,” kata Leni.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Leni menilai, saat hobi bunga kembali digandrungi kaum ibu, membuat pelaku pencurian juga bermunculan.

“Padahal, bunga yang pelaku curi tersebut, sudah cukup lama saya koleksi, jauh sebelum kembali trend saat ini. Dulu aman-aman saja, sekarang seperti menyimpan emas, harus dijaga ekstra” pungkas Leni. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB