Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Pencari Rinuak Meninggal Tenggelam Di Danau Maninjau

Dibaca : 357

Agam, Prokabar — Kisah sedih dialami seorang pencari Rinuak di Tapian Tanjuang Kamumu, Jorong Tanjung Sani, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Sabtu (25/7). Pria bernama lengkap Abdi Rahman Soleh (38) itu tinggal di Jorong Kukuban, Nagari Maninjau. Meninggalkan seorang istri, dan empat orang anak.

“Kejadian berawal Abdi sendirian mencari Rinuak ke lokasi. Biasanya ditemani anak dan istrinya. Entah kali ini, tidak. Sekitar pukul 10.00 WIB itu, saksi bernama Yolrefli kebetulan melintasi daerah itu. Melihat Abdi hendak menjangkau keranjang hasil tangkapannya yang menjauh ke tengah,” ungkap Kapolres Tanjung Raya, AKBP Yudi Partanto, usai korban ditemukan dan hendak dibawa ke Puskesmas Maninjau untuk di visum, Sabtu (25/7).

Saat menjangkau keranjang lanjutnya, ternyata lokasi dalam dan Abdi panik tercegut
Diduga kuat tidak bisa berenang dan tenggelam. “Saksi melihat korban melambai-lambaikan tangannya meminta tolong. Melihat kejadian itu, saksi langsung memberitahu warga berjarak sekitar lima ratus meter. Warga pun berdatangan ke lokasi. Namun korban tidak lagi terlihat lagi di permukaan air danau,” terangnya.

Sementara itu, Camat Tanjung Raya, Handria Asmi menambahkan, pencarian dibantu sekitar 15 orang warga biasa menjadi penyelam pencari ikan dan petani keramba lainnya. Setelah beberapa jam kemudian korban akhirnya ditemukan.

Setelah dilakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan pada pukul 11.55 WIB di lokasi korban tenggelam. Abdi sempat dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan visum. Setelah itu, dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

“Kejadian ini sudah sering terjadi di Danau Maninjau. Dalam hal ini, kami bersama f
Forkopimcam menghimbau seluruh masyarakat yang beraktifitas di Danau Maninjau, untuk mengutamakan keselamatan diri. Dengan menggunakan pelindung diri saat mencari ikan atau bermandian. Menggunakan pelampung atau peralatan yang dapat melindungi diri dari bahaya,” pungkas Handria. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top