Penangkapan Edhy Prabowo Tak Pengaruhi Elektabilitas Calon Gerindra di Pilkada

Penulis -

Kamis, 26 November 2020 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG, PROKABAR— Pakar Komunikasi Politik Unand, Najmuddin M. Rasul, menilai bahwa tertangkapnya Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, tidak berpengaruh signifikan terhadap elektabilitas calon yang diusung Partai Gerinda pada Pilkada 2020.

Menurutnya, masyarakat Indonesia, termasuk Sumatra Barat (Sumbar), sudah cerdas dalam berpolitik. Masyarakat menilai personal calon, seperti rekam jejak, integritas, tanggung jawab, dan kerja nyata selain ini.

“Tidak berpengaruh signifikan sebab kasus penangkapan itu pribadi Edhy Prabowo, sedangkan pilkada menyangkut penilian terhadap tokoh yang diusung,” katanya, Kamis (26/11).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Najmuddin justru menilai bahwa calon gubernur, wali kota, dan bupati yang diusung Gerinda mendapat kesempatan dari penangkapan Edhy Prabowo itu untuk menjelaskan situasi politik nasional kepada masyarakat di daerah.

“Calon kepala daerah yang diusung Gerinda bisa menjelaskan kepada masyarakat bahwa prilaku Edhy Prabowo tidak mencerminkan Gerindra dan calon di daerah dan apa yang dilakukannya itu bukan keinginan partai. Partai sangat menguntuk perilaku itu,” tutur Najmuddin.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sementara itu, Nasrul Abit mengatakan bahwa masyarakat Sumbar sudah cerdas berpolitik. Masyarakat akan melihat integritas dan pengalamannya bersama Indra Catri sebagai kepala daerah.

“Sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kami. Lagi pula yang memilih kami masyarakat Sumbar. Masyarakat sudah paham dengan integritas. Pengalaman saya sudah 20 tahun di birokrasi tidak pernah masalah dan Indra Catri juga sudah dua periode di Agam tidak pernah ada kasus,” ujarnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Nasrul Abit menegaskan bahwa dia dan Indra Catri berkomitmen membangun Sumbar dan mewujudkannya Sumbar unggul untuk semua.

“Saya harap masyarakat tidak terpengaruh dan yakinlah kami berkomitmen membangun Sumbar,” katanya.

Seperti diketahui, Edhy Prabowo yang juga kader Gerindra ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait dengan urusan ekspor benih lobster atau benur. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB