Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Penanganan Covid-19, Guru TPA/MDA, Garin dan Penjaga Sekolah di Agam dapat Bantuan

Dibaca : 323

Lubuk Basung, Prokabar — 4.672 orang terdiri garin, penjaga sekolah dan guru TPA/MDA se Kabupaten Agam turut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Agam, terkait dampak penanganan Covid 19. Sebagai ujung tombak sarana ibadah, tenaga pendidik agama Islam dan pemelihara bangunan sekolah formal, penting mendapat dukungan agar tetap maksimal menjalankan tugasnya.

“Masjid, sekolah dan guru pendidikan agama Islam non formal, salah satu sarana utama yang paling terdampak pada penanganan pencegahan Covid 19. Agar sarana itu tetap terjaga dengan baik, maka penjaga sekolah, garin dan guru TPA/MDA harus kita perhatian juga. Sebagai orang yang masuk asnaf delapan, maka mereka bisa kita bantu melalui dana Badan Amil Zakat,” ungkap Bupati Agam, Indra Catri, melalui Assisten II, Yosefriawan, saat penyerahan secara simbolis kepada beberapa orang penerima di Masjid Raya Nurul Falah, Padang Baru, Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Senin (6/4).

Bantuan berupa sembako dengan nilai Rp250 ribu per paket untuk satu orang. Bantuan berasal dari Baznas Kabupaten Agam senilai 130 juta untuk Penjaga SD dan SMP sebanyak 520 orang. Dari Baznas Provinsi Sumatra Barat senilai Rp100 juta untuk penjaga SMA Sederajat 450 orang. Dan Dana Tidak Terduga Rp938 juta untuk guru TPA/MDA dan garin masjid sebanyak 3.752 orang.

“Kita berharap dalam momentum ini, saatnya kita bersatu melawan Covid 19 ini. Sesuai arahan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Sumatra Barat, kondisi ini tidak main-main. Bersatu bahu membahu dalam pencegahan penyebarannya adalah solusi. Khusus bantuan untuk garin, penjaga sekolah dan guru TPA/MDA, mereka adalah pahlawan kita di dunia pendidikan Agama Islam serta pemelihara rumah ibadah dan bangunan sekolah formal,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top