Pesisir Selatan, Prokabar – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, melakukan pemotongan gaji selama dua bulan berturut-turut.
Ketua DPC PPP Pessel, Marwan Anas mengatakan, adapun kader PPP yang lolos pada pileg 17 April 2019 lalu berjumlah tiga orang, ketiganya gajinya dipotong selama dua bulan berturut-turut, terhitung pada bulan April dan Mei 2020, tujuannya adalah untuk penanganan covid-19.
Menurut, Marwan, penyebaran covid-19 yang mankin meluas di Pessel, membuka keprihatinan dan kepedulian semua pihak. Salah satunya PPP, yang mana tiga orang anggota dewan tersebut dilakukan pemotongan gaji untuk keperluan penanganan covid-19, baik bagi masyarakat maupun tenaga medis yang menangani.
Bantuan ini merujuk kepada data kemiskinan dari Pemerintah daerah, bantuan tersebut tersebar diseluruh kecamatan yang ada di ‘Negeri Berjuluk Sejuta Pesona,’ ini.
Ia menambahkan, wabah covid-19 yang saat ini tengah melanda dunia, bahkan Pessel telah menimbulkan berbagai dampak terhadap masyarakat. Bahkan sudah ada dua orang warga yang positif.
Sebagai langkah nyata PPP, kebijakan pemotongan gaji bagi kader PPP ini sesuai rapat dengan DPP pada bulan lalu. Dalam membantu pemerintah, khususnya masyarakat terdampak covid-19.
“Dampak dari wabah corona sangat dirasakan oleh masyatakat, itu diantaranya dalam persediaan logistik. Dan sesuai hasil rapat, maka gaji seluruh Anggota DPRD Fraksi PPP di Pessel dipotong, dan ini berlaku seluruh Indonesia,” ujarnya pada Prokabar.com Senin (6/4) di Painan.
“Dana dari gaji yang dipotong tersebut nantinya akan digunakan untuk membantu penanganan covid-19, terutama berkaitan degan logistik masyarakat seperti sembako yang terdampak dan juga keperluan lainnya, ” tutupnya,(min)
















