Penanganan Cepat Bencana Di Maninjau dan Sungai Batang : Butuh Tambahan Alat Berat

Penulis -

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanganan Bencana Di Maninjau, Prokabar.com – Masyarakat korban bencana banjir bandang melanda di Nagari Maninjau dan Nagari Sungai Batang (Kecamatan Tanjung Raya) membutuhkan penanganan cepat normalisasi sungai agar air tidak terus meluap ke pemukiman penduduk.

Khusus di Nagari Maninjau, tedapat dua titik luapan air sungai yang masih mengancam keselamatan jiwa masyarakat di lokasi bencana. Dan setidaknya butuh tiga alat berat untuk percepatan penanganan bencana alam ini.

“Kemaren sore Sabtu 6 Desember 2025, hujan lebat kembali turun. Akibatnya, air kembali besar dan merusak jembatan dan akses jalan darurat sederhana yang telah dibangun masyarakat sebelumnya. Agar air tidak kembali meluap, butuh minimal 3 unit alat berat mesin besar di Maninjau dan 4 unit alat berat di Nagari Sungai Batang,” ungkap Burma Datuak Pamuncak, Walijorong Labuah, kepada Prokabar.com, Minggu siang (7/11).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Terdapat 3 unit jembatan rusak dan dua jalan utama terban dan hancur akibat banjir bandang. Titip pertama berada di Jembatan Muaro Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Titik kedua di Jembatan Balok, Jorong Bancah, Nagari Maninjau. Alat berat telah bekerja sejak beberapa hari lalu. Dan terus membenahi aliran air sungai sampai saat ini. Agar cepat normalisasi sungai butuh 2 alat berat di Bancah Balok ini.

Selanjutnya di Jorong Kubu, Jorong Labuah dan Jorong Nagari, Kenagarian Sungai Batang hugs butuh alat berat setidaknya dua unit. Sekarang yang bekerja baru satu unit. Pihaknya memaklumi, banyaknya bencana melanda wilayah Pulau Sumatera, khususnya di Provinsi Sumatera Barat. Namun berharap pemerintah pusat dan Provinsi Sumatera Barat mampu menambah bantuan alat berat tambahan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Harapan kami, penambahan alat berat untuk penanganan bencana di Sungai Batang dan Maninjau dapat berjalan secara maksimal. Curah hujan yang masih tinggi, masih mengancam keselamatan masyarakat saat ini,” ujarnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB