Peristiwa

Penambang Emas di Bonjol Digulung Arus Sungai, Ini Kronologisnya

Pasaman, Prokabar — Orang hanyut kembali terjadi di Pasaman. Kali ini korbannya penambang emas. Ia, Damuris (41) warga Kampung Caniago, Nagari Ganggo Hilia, Kecamatan Bonjol, hanyut saat pulang menambanh emas.

Damuris hanyut di sungai Batang Manggani, Kecamatan Bonjol, Kamis (6/12) pagi. Ia beserta empat orang teman sepenambangan, nekat menyebrangi arus sungai yang cukup besar. Naas, Damuris hanyut. Sempat dipegangi rekannya yang lain, namun tidak membuahkan hasil. Damuris hilang ditelan gelombang sungai.

Usai hanyut, seharian warga mencarinya, namun medan yang berat dan air sungai yanng deras, pencarian warga tidak membuahkan hasil.

“Hingga akhirnya, baru dilaporkan pada kami. Tak pikir panjang, anggota kami langsung ke lapangan. Ternyata, dari pemukiman warga, jarak sungai tempat korban hanyut, butuh perjalanan sekitar lima atau enam jam,” kata Kepala BPBD Pasaman, Masfet Kenedi.

Pencarianpun akhirnya bakal dilanjutkan, Jumat (7/12) pagi. “Tadi kita mempersiapkan tim, mulai dari TNI dan anggota Basarnas Pasaman-Pasaman Barat. Semoga saja, Damuris cepat bertemu,” tutup Masfet. (Ola)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top