Padang Panjang, Prokabar — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Panjang terus melakukan pemutakhiran data pemilih secara berkesinambungan guna menciptakan akurasi data serta pemilu yang berkualitas nantinya di tahun 2024.
Kendati demikian, data yang akurat tidak hanya bergantung kepada upaya KPU melakukan update seperti bekerja sama dengan Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Dibutuhkan peran aktif warga melaporkan datanya ke KPU.
“Kalau ada perubahan status, ada yang berusia 17 tahun misalnya, telah melakukan perekaman e-KTP, kalau bisa melaporkan ke KPU langsung, jadi kami langsung menginput kepada sistem data pemilih (Sidalih). Jadi di Pemilu serentak tahun 2024 nanti, yang bersangkutan sudah masuk dalam data pemilih. Harapannya masyarakat proaktif,” ujar Ketua KPU, Okta Novisyah dilansir dari MC Padang Panjang, Kamis (1/7).
Okta juga berharap masyarakat mau melaporkan juga data keluarganya yang meninggal dunia atau alih status dari TNI dan Polri menjadi sipil, atau sipil jadi militer.
“Secara umum kita dapat dari Disdukcapil, namun dengan peran masyarakat melapor ke KPU akan lebih baik,” lanjutnya.
KPU, lanjut Okta, melakukan pemutakhiran data pertriwulan setiap tahunnya. Adapun rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan triwulan II tahun 2021 ini yaitu sebanyak sebanyak 40.222 orang. Dengan rincian pemilih laki-laki berjumlah 19.742 dan perempuan berjumlah 20.480. “Pemilih tersebar di dua kecamatan,” ungkapnya. (*)
















