Daerah

Pemuda ini Ditemukan Meninggal tergantung di Pohon Jeruk Nipis

Dibaca : 373

Agam, Prokabar – Malang nian nasib pemuda berinisial RS (29), warga Tigo Balai, Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Depresi dan pernah mencoba melakukan aksi nekat bunuh diri pada Februari 2021 lalu. Namun akhirnya, niat itu kembali terjadi dan meninggal.

Kejadian bertempat di Jorong Taruyan, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Senin (15/3). Nurhayati (60), tetangganya pertama kali melihat dari jendela rumah sudah dalam keadaan tergantung di sebuah pohon jeruk. Tepatnya di belakang rumah RS sekitar pukul 11.20 WIB.

“Benar, telah terjadi kejadian diduga bunuh diri di Jorong Taruyan, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur,” ungkap Kapolsek Matur, Iptu Yance Mardi melalui Kasubbag Humas Polres Agam, Senin (14/3).

Jasad almarhum kemudian diamankan petugas kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. Dari hasil pemeriksaan petugas ditangani langsung Kepala Puskesmas Dr. Yulia Sartika dan Dr. Furkhon menyatakan, pada korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan murni meninggal dunia akibat gantung diri.

“Dari keterangan pihak keluarga, ibu Almarhum bernama Syafriati mengatakan, anaknya mengalami depresi atau gangguan kejiwaan selama setahun terakhir. Hingga terakhir kejadian, belum kunjung sembuh. Pihak keluarga telah ikhlas dan sabar menerima cobaan itu. Dan tidak lagi bersedia melanjutkan proses sesuai hukum yang berlaku,” terangnya.

Kapolsek Matur itu menambahkan, berdasarkan keterangan keluarganya, pada awal Februari 2021 lalu, almarhun juga sudah pernah mencoba bunuh diri dengan meminum racun rumput jenis Roundup. Namun korban cepat dapat diselamatkan pihak medis. Pihak puskesmas Dr. Yulia Sartika membenarkan keterangan orang tua almarhum.

“Almarhum pernah ditangani medis dan dirawat selama tiga hari di Rumah Sakit Ahmad Muchtar, Bukittinggi. Kejadian pada awal Februari 2021, akibat keracunan meminum racun jenis Roundup,” tutupnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top