Padang, Prokabar – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan masuknya varian Omicron ke Indonesia, Kamis (16/12). Pasien pertamanya adalah tenaga kebersihan di Wisma Atlet.
Terkait hal ini, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, mengatakan, penanganan saat ini masih mengacu kepada level yang ditetapkan pemerintah.
“Penanganan Covid-19 sesuai dengan level. Belum ada perlakuan khusus, termasuk untuk Omicron,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (17/12).
Belum ada perlakuan khusus, artinya, sebut Jasman, belum ada pengetatan di bandara maupun pembatasan kegiatan masyarakat.
Meski demikian, jika terjadi hal yang buruk mengingat cepatnya penularan varian ini, rumah sakit sudah siaga. Oksigen, nakes, tempat tidur, jumlahnya memadai,” ujarnya.
Jasman mengatakan Sumbar banyak belajar dari peningkatan kasus akibat varian Delta pada Juli lalu.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi meminta masyarakat perketat Prokes dan tingkatkan vaksinasi. Kegiatan yang mengumpulkan orang tidak boleh dari 50 orang, ujarnya. (vina)
















