Pariaman, Prokabar — Pemerintah Kota Pariaman, Sumatra Barat menjalin pembicaaran intensif dengan investor dari Korea Selatan untuk melakukan kerja sama dalam berbagai bidang, mulai dari sektor pendidikan, pengelolaan biogas, Smart City, Sister City serta pengembangan pariwisata.
Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan, pembicaraan ini telah dijajaki dari rangkaian kegiatan Tourism Promotion Organization (TPO) for Asia Pacific Cities di Korea Selatan pada September lalu,
“TPO berfungsi sebagai jaringan antar kota, mempromosikan pertukaran dan pengembangan industri pariwisata di antara kota-kota besar di kawasan Asia Pasifik” terangnya dilansir dari MC Pariaman, Senin (27/1).
Selanjutnya pembicaraan berkala masih intens dilakukan baik melalui surat elektronik, via telpon maupun media sosial dengan Chairman dari PT DH-M Globe International Korea Mr. Moon Hoyong, yang bergerak di bidang Green Teknology serta Mr. Lee dari Rotary 3650 Seoul Korea, dengan menetapkan berbagai item kerja sama mulai dari pendirian cabang perusahaan Rotary Club di Kota Pariaman, yang nantinya akan membantu memberikan beasiswa bagi putra putri Kota Pariaman yang akan melanjutkan pendidikan di Universitas ternama di Korea serta membantu dalam penanganan masalah bidang kesehatan di Kota Pariaman.
“Terkhusus dalam sektor pengembangan Smart City, Pemko Pariaman akan menjalin kerja sama dengan kota Incheon di Korea selatan yang merupakan salah satu kota metropolitan yang berdiri di tepi pantai serta mengembangkan konsep Smart city dalam menjalankan sitem pemerintahan,” ujarnya.
Diharapkan nantinya Kota Pariaman akan menjadi kota yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola pemerintahan sehari – hari, dan nantinya akan mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Untuk pengelolaan lingkungan, kita akan menjalin kerja sama pengolahan bio gas dengan memanfaatkan energi sampah yang ada di TPA Tungkal Selatan, selain bisa dimanfaatkan sebagai energi alternatif, pengolahan sampah ini bisa menjadi salah satu solusi dalam mengolah sampah agar menjadi salah satu komoditi yang bisa dimanfaatkan,” lanjut Genius.
Disamping berbagai kerja sama tersebut, Kota Pariaman juga akan mengembangkan kerja sama dalam bentuk kota kembar (Sister City ) dengan kota Incheon di Korea selatan. Sister City ini nantinya akan menjalin kerjasama dalam hal sosial budaya dan pariwisata antar kedua daerah.
“Kita mengharapkan dengan terjalinnya kerja sama ini, dapat memberikan manfaat kepada Kota Pariaman serta berbagai program yang akan kita laksanakan berdampak langsung dalam pengembangan sosial ekonomi masyarakat,” tutup Genius. (*)
















