Pemko Payakumbuh Serahkan 350 Bantuan RLTH

Penulis -

Senin, 2 September 2019 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, Prokabar – Pemerintah Payakumbuh menyerahkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) tahun 2019 kepada 350 warga Payakumbuh sebagai penerima manfaat bantuan stimulan peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni.

“Tahun 2019 sebanyak 350 unit semuanya sudah full, dengan anggaran Rp17 juta untuk satu rumah,” kata Kepala Dinas Perkim Marta Minanda, Senin (2/9).

Ia mengatakan dalam tiga tahun terakhir sudah 1.015 unit rumah warga kurang mampu yang direhab. Pada 2017 sebanyak 356 unit dengan anggaran Rp10 juta, pada 2018 sebanyak 309 unit dengan anggaran Rp15 juta dan 2019 sebanyak 350 unit.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Kita berharap program ini mampu menumbuhkan prakarsa masyarakat, masyarakat yang membangun dan mengawasi sendiri proses pembangunan rumah dibantu oleh sejumlah fasilitator lapangan,” ujarnya.

Payakumbuh sendiri merupakan kota terbaik se Indonesia dalam hal pemanfaatan dan penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada program rehab rumah ini.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sementara Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengajak warga penerima bantuan untuk banyak bersyukur.

Ia mengatakan sebagai kepala daerah dirinya memang fokus untuk menangani kebutuhan warga miskin atau kurang mampu.

“Target kebijakan yang saya ambil adalah bagaimana mengurusi mereka yang masih miskin atau membutuhkan uluran tangan pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Setelah ini, sebutnya masih ada sekitar 2000 rumah lagi yang akan ditingkatkan statusnya menjadi layak huni.

Wali Kota juga mengajak agar mereka menerapkan perilaku hidup sehat di rumah tersebut dengan tidak lagi buang air besar ke kolam atau tabek.

“Rawatlah rumah bantuan ini dan tolong buatkan kloset langsung agar tidak ada lagi yang BAB di jamban, itu sudah tidak boleh,” katanya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB