Pemko Pariaman Launching Youth Resilience: Anak Muda Tangguh di Era Digital

Penulis -

Jumat, 28 Juli 2023 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar – Transformasi digital memberikan berbagai keuntungan bagi kehidupan manusia. Namun juga mendorong perkembangan kejahatan berbasis digital yang mengancam perempuan dan anak. Salah satunya kejahatan seksual.

Kominfo mencatat bahwa pengguna internet sebanyak 98 persen adalah anak muda dan pengguna media sosial terbanyak di usia 15-24 tahun.

Hal ini menjadikan anak muda terutama anak perempuan semakin rentan sebagai sasaran korban kekerasan seksual berbasis digital yang paling banyak menggunakan berbagai platform media sosial.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Mengingat pentingnya antisipasi hal ini, Prodi Kajian Ketahanan Nasional SKSG Universitas Indonesia melaksanakan Pengabdian Masyarakat bekerjasama dengan Pemko Pariaman, Polres Pariaman dan Women and Children Resilience (WCR) dengan membangun gerakan “Youth Resilience: Anak Muda Tangguh di Era Digital, Stop Digital Sex Crime”.

Tujuan kegiatan ini adalah menguatkan ketahanan anak muda dengan pemahaman tentang kerentanan-kerentanan dalam kehidupan digital dan dibekali pengetahuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kejahatan seksual berbasis digital, cara mencegahnya dan bagaimana melaporkan jika menjadi korban.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Anak muda yang memiliki ketahanan yang kuat akan menghindarkan mereka dari kejahatan seksual berbasis digital dan menjadi role model anak muda tangguh bagi teman-temannya.

Ketahanan anak muda di era digital yang adaptif namun bisa mengantisipasi berbagai kejahatan berbasis digital menjadi bekal yang sangat penting mewujudkan generasi emas yang berkualitas.

Pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh Dr. Margaretha Hanita, S.H.M.Si, dosen Prodi Kajian Ketahanan Nasional ini dilaksanakan hari ini di balai pertemuan balairung pendopo Walikota Pariaman.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Walikota Pariaman Prof Dr. Genius Umar dan Kapolres Pariaman AKBP Abdul Aziz, dan diikuti 100 anak dari berbagai SMA se-kota Pariaman. Para peserta dengan penuh semangat mengikuti acara dan menampilkan berbagai yel-yel menjadi anak tangguh di era digital tanpa kekerasan seksual.(rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB