Pemko Padang Susun Masterplan Smart City dan Penentuan Program Quick Win

Penulis -

Selasa, 3 Juli 2018 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pembangunan berbasis Smart City (kota cerdas-red), telah menjadi tren pembangunan kota atau daerah di dunia dan menjadi keniscayaan yang harus diadaptasi daerah atau kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Karena memang, pembangunan Smart City tidak sekedar mengedepankan efisiensi birokrasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) saja. Namun terlebih bagaimana membangun masyarakat dengan menjadikan infrastruktur dan sarana TIK sebagai faktor pendukung atau enabler.

Menyikapi itu, untuk melangkah menuju Smart City bagi Kota Padang sangat diperlukan adanya perencanaan yang matang dan menyeluruh dalam pembangunan kota yang disiapkan pemerintah saat ini. Pemko Padang pun sudah melihatkan keseriusan dalam rangka menuju ke arah kota dengan konsep tersebut.

Seperti antara lain dengan telah melakukan nota kesepahaman dengan Kemenkominfo tentang Implementasi Gerakan menuju 100 Smart City Kota Padang. Dimana Kota Padang terpilih sebagai salah satu dari 50 kota dan kabupaten di Indonesia pada 2018 ini.

Demikian disampaikan Walikota Padang diwakili Asisten Ekbang Kesra, Hermen Peri sewaktu membuka Bimbingan Teknis (bimtek) terkait persiapan, perencanaan dan koordinasi penyusunan masterplan Smart City dan penentuan Program Quick Win di lingkungan Pemko Padang di Gedung Serbaguna Bagindo Aziz Chan, Balaikota, Senin (2/7).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia mengatakan, para ahli secara umum menyepakati ada enam parameter penting untuk mendukung terciptanya Smart City. Antara lain Smart Economy, Smart Mobility, Smart Government, Smart Environmental, Smart Living dan Smart People.

Untuk menopang gerakan ini, Pemko Padang juga telah membentuk Dewan Smart City Kota Padang yang terdiri dari para akademisi, praktisi, seluruh kepala OPD, camat, lurah dan relawan serta Tim Pelaksana Smart City Kota Padang.

“Maka itu, Pemko Padang berkomitmen penuh untuk merealisasikan program Gerakan 100 Smart City sesuai masterplan dan quick win Smart City yang akan dihasilkan melalui Bimtek kali ini. Semoga, dapat menciptakan penyamaan persepsi tentang Smart City, menampung ide dan menciptakan masterplan Smart City Kota Padang serta menetapkan quick win Smart City,” tukasnya.

Hermen menambahkan, untuk ini Pemko Padang menaruh harap kepada Tim Pembimbing, anggota Dewan Smart City, Tim Pelaksana Smart City, seluruh OPD, camat dan lurah di lingkungan Pemko Padang dapat menyumbangkan ide dan pemikirannya dalam mendukung konsep Smart City di Kota Padang.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Sehingga terciptanya masterplan dan quick win Smart City Kota Padang, dalam rangka membangun dan membawa negara khususnya Kota Padang ke arah yang lebih maju lagi,” tandasnya.

Kepala Dinas Kominfo Padang, Suardi juga mengatakan, tujuan utama bimtek tersebut dilaksanakan yaitunya sebagai media bagi pemerintah daerah, tim penggerak dan pendamping serta entitas lain yang terlibat dalam proses perencanaan, implementasi, monitoring dan evaluasi pengembangan kota berdasarkan konsep Smart City di Kota Padang.

“Melalui upaya itu diharapkan terciptanya integrasi, sinkronisasi dan sinergi antara perencanaan pengembangan Smart City di Kota Padang. Kemudian menyediakan landasan materi dan implementasi praktis rencana pengembangan daerah berdasarkan konsep Smart City.

Lalu menjamin terakomodasinya sasaran pembangunan di dalam RPJMD dalam dokumen perencanaan Smart City Kota Padang, sekaligus mendorong proses pengembangan Smart City yang efektif, efisien, inklusif dan partisipatif,” terangnya.

Hal ini kata Suardi, untuk menjawab tuntutan akan pentingnya sebuah perencanaan yang matang dan komprehensif terhadap Kota Padang yang nyaman, aman, sehat, mudah dan berkemakmuran dalam konsep Smart City.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Adapun untuk sasaran bimtek ini sebutnya, antara lain untuk tersusunnya dokumen masterplan Smart City yang komprehensif dan aplikatif. Lalu tersusunnya dokumen masterplan implementasi Smart City jangka pendek (1 tahun), jangka menengah (5 tahun) dan jangka panjang (10 tahun) di Kota Padang.

Kemudian terlaksananya program pembangunan Smart City Kota Padang sesuai dengan masterplan yang telah disusun termasuk program Quick Win dalam satu tahun ke depan.

“Terlebih, membantu Pemko Padang dalam tata pamong (governance) dan tata kelola (manajemen) pengembangan Smart City sehingga dapat berlangsung secara sistematis dan berkelanjutan,” paparnya.

Bimtek ini dilaksanakan selama dua hari, Senin dan Selasa (2-3/7) dengan diikuti peserta sebanyak 175 orang yang berasal dari perwakilan Dewan Smart City Kota Padang, Tim Pelaksana Smart City Kota Padang, pimpinan OPD serta para camat dan lurah se-Kota Padang.

Untuk narasumber bimtek menghadirkan Andrari Grahitandaru dari Badan Pengkajian dan Penggarapan Teknologi RI dan Yusuf Simatupang selaku Tim Pembimbing dari BPPT dan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB