Pemko Padang Panjang Rancang Konsep Belanja Daring untuk Sukseskan Physical Distancing

Penulis -

Kamis, 9 April 2020 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar – Jajaran Pemko Padang Panjang terus membuat inovasi dan terobosan dalam usaha antisipasi penyebaran Covid-19. Kali ini, untuk lebih maksimalnya usaha Physical Distancing, Pemko Padang Panjang melalui Dinas Perdagkop UKM diskusikan konsep belanja daring bersama Go-jek.

Pertemuan tersebut antara Branch Manager Gojek Bukittinggi Julianda Putra Pratama bersama Kadis Perdagkop UKM Arpan, SH, Kabag Perekonomian Putra Dewangga, SS, M.Si beserta jajaran terkait yang dilaksanakan di Kantor Dinas Perdagkop UKM, Kamis (9/4).

Hal itu membicarakan tentang upaya yang bisa dilakukan kedua belah pihak di bidang perdagangan untuk menyukseskan kampanye Physical Distancing dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Dalam pertemuan itu, Gojek menyatakan kesiapan untuk membantu warga Padang Panjang bertransaksi secara online melalui berbagai aplikasi yang sudah tersedia seperti Go Jek, Go Car, Go Pay, Go Food, Go Shop, dan lain-lain ke merchant-merchant Kota Padang Panjang yang sudah terdaftar di aplikasi Gojek. Dengan demikian masyarakat bisa membeli apapun yang diinginkan tanpa harus keluar dari rumah.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Tidak hanya itu, pihaknya juga siap untuk membantu merchant (toko, warung, kedai, rumah makan, restoran, bofet, UMKM, dll) apapun produk dan komoditinya dalam memasarkan dan mengantarkannya hingga ke rumah konsumen. Dengan demikian himbauan physical distancing dan stay at home serta larangan mendekati keramaian tidak membuat merchant kehilangan konsumennya.

Kepala Dinas Perdagkop UKM menyatakan dengan sudah adanya kerjasama antara Pemko Padang Panjang dan Gojek melalui MOU yang ditandatangani pada tanggal 12 September 2019 yang lalu maka tidak ada halangan lagi untuk, pertama, mendorong pemilik merchant (toko, warung, kedai, rumah makan, restoran, bofet, UMKM, dll) untuk memanfaatkan jasa Gojek untuk memasarkan produknya, dan kedua, menghimbau masyarakat untuk melakukan belanja secara online melalui aplikasi GoJek.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Saat ini sudah terdapat lebih kurang 1.200 Mitra Gojek (Driver) yang terdaftar untuk Kota Padang Panjang. Sedangkan merchant dari Kota Padang Panjang yang sudah terdaftar di aplikasi Gojek baru sekitar 200. Kami berharap dengan dukungan berbagai pihak akan semakin banyak merchant di Kota Padang Panjang yang terdaftar di aplikasi Gojek agar berbagai transaksi kebutuhan sehari-hari tetap dapat dilakukan di tengah Covid-19,” jelas Kadis Perdagkop Arpan, dalam laman resmi Kominfo Padang Panjang.

Disamping itu, Kabag Perekonomian menekankan bahwa Gojek perlu memberikan jaminan pada aspek higienis pada saat Driver mengantarkan barang kepada masyarakat. Gojek harus mampu meyakinkan konsumen bahwa pembelian, pengiriman dan dan serah terima barang memenuhi protokol antisipasi penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Sedangkan Branch Manager Gojek memgatakan Mitra Gojek (driver) sudah dibekali dengan SOP yang bisa menjamin belanja yang diantarkan aman sampai ke tangan konsumen. Driver sudah diedukasi untuk menggunakan kostum standar seperti Jaket anti hujan, sepatu, sarung tangan, masker, heda cup dan helm.

Di setiap base camp Go Jek juga disediakan hand sanitizer sehingga Driver setiap saat bisa menggunakannya. Di samping itu, motor atau mobil yang digunakan oleh driver sudah dilakukan disinfektan.”Intinya adalah Go Jek mengedepankan Confidence atau kepercayaan dari pelanggannya,” paparnya.(*/mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB