Daerah

Pemko Padang Helat Turnamen Surfing, Catat Tanggalnya

Padang, Prokabar — Kerap hanya menjadi kota persinggahan (transit) bagi para peselancar (boardriders) yang akan berkunjung ke Mentawai. Kali ini pemerintah kota Padang melalui Dinas Pariwisata membuat gebrakan dengan mengadakan Sumatera Barat Surfing Competition 2019.

Menggandeng Komunitas Selancar Sumatera Barat (KSSB) dan Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI), Pemko Padang sangat serius menggarap olah raga internasional ini. Hal tersebut diutarakan langsung oleh Plt Kadis Pariwisata Padang Didi Aryadi didampingi perwakilan KSSB PSOI Harry Algamar saat kegiatan desiminasi informasi di Media Center Balai Kota Padang, Rabu (20/3).

“Turnamen yang diselenggarakan tanggal 23-24 Maret di Pantai Ujung Batu, Pasie Nan Tigo, Padang ini nantinya akan memperebutkan Walikota Cup dan total hadiah sebesar Rp25 Juta.” ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa ini iven Surfing pertama yang diadakan pemerintah kota Padang. “Selama ini Padang hanya menjadi kota transit bagi para boardriders (peselancar) yang menuju Mentawai. Padahal Padang berada di pesisir Pantai Barat yang tidak kalah dengan Bali.” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan selama ini memang sudah ada kegiatan (turnamen Surfing) namun belum ada intervensi (campur tangan) pemerintah dan hanya diselenggarakan oleh Komunitas-komunitas yang ada. “Saat ini kita tidak lagi memulai dari nol karena sudah ada komunitas dan organisasinya. Dan dengan adanya dukungan pemerintah tentu gaungnya lebih berbeda dari kompetisi yang selama ini ada, tentunya kita berterima kasih sebelumnya kepada para komunitas yang telah membangun hingga pencapaian saat ini,” ujarnya.

Dirinya berharap dengan adanya turnamen ini akan semakin mensosialisasikan olahraga selancar di masyarakat kota Padang serta dapat melahirkan dan mempersiapkan Atlet Selancar Berprestasi untuk ajang event sport internasional.

“Kegiatan ini juga sebagai ajang Promosi Pariwisata Padang dan juga memberikan sarana kegiatan yang positif bagi generasi muda dan mendukung program pemerintah dalam memerangi narkoba serta meningkatkan perekonomian masyarakat di tempat kejuaraan diadakan,” terangnya.

Sementara itu Harry Algamar, Perwakilan KASSB – PSOI mengatakan bahwa iven ini akan terbagi dalam tiga kelas yakni Open, Women dan U16. Dimana kelas Open (Pria) akan diikuti oleh 48 orang peserta, sedangkan Women akan diikuti oleh 16 orang peserta dan U16 akan diikuti oleh 48 orang peserta.

“Pendaftaran telah kita buka sejak 27 Februari lalu hingga 17 Maret disejumlah lokasi, dari data kami peserta yang sudah mencapai 149 orang.” ungkapnya.

Pihaknya juga tengah mengupayakan pemenang turnamen ini mendapatkan white card mengikuti Krui Pro 2019. “Surfing merupakan olah raga internasional. Rencananya akan masuk dalam perhelatan PON 2020 mendatang serta Olimpiade. Nah, ini yang kita persiapkan, dengan adanya turnamen ini tidak menutup kemungkinan ada iven serupa di Padang sehingga nanti kita tidak hanya menjadi penonton,” ungkapnya. (hdp) 

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top