Padang, Prokabar — Pemerintah kota Padang melalui Puskesmas Padang pasir tengah gencar mensosialisasikan pentingnya IVA (inspeksi visual asam asetat) test pada kaum ibu dan pasangan usia subur kota Padang. Hal tersebut diungkapkan Camat Padang Barat Eri Sendjaya dalam desiminasi informasi di Media Center Balai Kota Padang, Rabu (9/1).
“Saat ini kita memang tengah gencar mengajak kaum ibu dan pasangan usia subur untuk melalukan IVA Test karena selain ini program pemerintah namun ini salah satu langkah efektif mendeteksi dan mencegah kanker serviks. Dan selain itu saat ini, kecamatan Padang Barat bersama Puskesmas Padang Pasir akan mewakili Sumatera Barat untuk penilaian IVA Test tingkat nasional,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Puskesmas Padang Pasir dr Winanda menjelaskan IVA Test adalah pemeriksaan leher rahim yang juga bisa digunakan sebagai pendeteksi (awal) pertama kesehatan reproduksi wanita. Jika dibandingkan dengan pap smear, tes IVA cenderung lebih murah karena pemeriksaan dan hasil diolah langsung, tanpa harus menunggu hasil laboratorium.
“Jadi, tes IVA menggunakan asam asetat yang kemudian diusapkan pada leher rahim. Setelah itu, hasilnya akan langsung ketahuan, apakah pasien dicurigai memiliki kanker serviks atau tidak. Meskipun terdengar menyeramkan, sebenarnya pemeriksaan ini tidak menyakitkan, hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja dan pemeriksaan ini gratis,” ungkapnya.
Selama 2018, setidaknya sudah 2594 wanita yang melakukan IVA Test di Puskesmas Padang Pasir, dan pihaknya menargetkan 6000 wanita untuk tahun ini.
“Setiap hari yang datang ke puskesmas rata-rata mencapai 100 – 150 orang untuk IVA Test. Dan jumlah ini akan terus bertambah karena saat ini kita juga merambah instansi-instansi serta beberapa lembaga juga sudah meminta kita untuk sosialisasi serta melakukan IVA Test.” ujarnya. (hdp)
















